Sisa Luka David Bayu karena NAIF Bubar saat Dirinya Gantungkan Hidup dari Penghasilan Bermusik
Bubarnya NAIF di tahun 2021 lalu meninggalkan luka dan trauma pada sang vokalis David Bayu.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
- Luka dan trauma dirasakan sang vokalis David Bayu saat harus menerima pil pahit, NAF bubar.
- Grup musik yang sudah jadi sumber penghasilannya lebih dari 2 dekade tak lagi eksis.
- NAIF bubar saat ia menggantungkan pendapatan dari musik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bubarnya NAIF di tahun 2021 lalu meninggalkan luka dan trauma pada sang vokalis David Bayu.
David mengaku momen itu adalah pukulan paling telak dalam hidupnya, ketika ia sepenuhnya menggantungkan penghidupan, identitas, dan ruang kreatifnya pada band yang telah dibangun lebih dari dua dekade.
Baca juga: David Bayu Tak Setuju Karya Musik Seperti Lagu Sukatani Dibatasi: Balik ke Zaman Purba
Apalagi momen itu masih dalam suasana pandemi Covid-19, ketika dirinya tak bisa mendapat penghasilan dari tempat lain.
“Siapa yang mau kehilangan pendapatan utama?," kata David Bayu dikutip Tribunnews.com, dari youtube Raditya Dika, Jumat (19/12/2025).
"Gue benar-benar menggantungkan hidup dari NAIF,” ucapnya.
Baca juga: Sambut Hari Musik Nasional, David Bayu Berharap Sistem Royalti di Indonesia Lebih Baik
David mengenang, retakan pertama di tubuh NAIF muncul pada awal 2020, hanya sehari sebelum pandemi Covid-19 mengubah segalanya.
Saat itu, NAIF masih aktif manggung dan bahkan sempat naik panggung di kawasan Tebet.
“Seingat saya, satu hari sebelum Covid kita masih manggung. Besoknya langsung lockdown,” kata David.
Pandemi menghentikan seluruh aktivitas panggung yang merupakan urat nadi utama penghasilan band.
Dari situ, diskusi demi diskusi dilakukan secara daring yang rutin terjadi antara player dan manajemen.
Diskusi yang awalnya tampak sebagai pembahasan manajemen dan keuangan, perlahan berubah arah menjadi sesuatu yang tak pernah ia bayangkan yakni wacana pembubaran NAIF.
Tak Siap Menerima
David menegaskan, gagasan untuk mengakhiri NAIF bukan datang darinya pribadi. Ia justru berada di posisi paling tidak siap menerima kemungkinan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/David-Bayu-1-12032025.jpg)