Banjir Bandang di Sumatera
Konser Amal Para Musisi Kumpulkan Rp17 Miliar untuk Banjir Sumatera
Ratusan musisi bersatu di panggung, Rp17 Miliar donasi terkumpul, BNPB catat 1.068 korban jiwa dan 537 ribu pengungsi banjir Sumatera.
Ringkasan Berita:
- Ratusan musisi lintas generasi bersatu, panggung konser berubah jadi ruang solidaritas banjir.
- Donasi Rp17 miliar terkumpul, dana dipakai untuk pemulihan penyintas banjir Sumatera.
- BNPB catat 1.068 korban jiwa, 537 ribu pengungsi masih bertahan di titik darurat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ratusan musisi lintas generasi mengubah panggung konser di Jakarta menjadi ruang solidaritas, menghimpun donasi Rp17 miliar demi pemulihan pasca bencana banjir Sumatera.
Konser bertajuk 100 Musisi Heal Sumatra sesi kedua digelar di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, pada 16 Desember 2025, setelah sebelumnya berlangsung di T Space Bintaro pada 7 Desember.
Acara ini menegaskan bahwa kepedulian tidak berhenti di panggung, melainkan diteguhkan sebagai gerakan kemanusiaan berkelanjutan.
Hingga pukul 22.00 WIB, total donasi yang terkumpul mencapai Rp17.094.300.275.
Dana tersebut akan digunakan untuk pemulihan para penyintas banjir, mencakup penyediaan air bersih, sanitasi, logistik pangan dan non-pangan, layanan kesehatan darurat, obat-obatan, hingga dukungan psikososial.
Ikang Fawzi, mewakili musisi generasi 80-an, menekankan kuatnya hubungan timbal balik antara musisi dan masyarakat.
“Kita sama-sama manusia. Apa yang terjadi hari ini adalah bentuk penghargaan masyarakat kepada musisi, dan sebaliknya,” ujar Ikang Fawzi.
Armand Maulana dari GIGI menambahkan bahwa musik memiliki kekuatan sosial yang adaptif.
“Pengaruh musisi kepada pendengarnya sangat besar. Karena itu, kami mengajak musisi yang sudah lama berkarya untuk ikut bergerak bersama, bukan hanya tampil, tapi hadir secara nyata,” katanya.
Musisi muda Natasya Elvira juga menegaskan pentingnya kontribusi kecil yang dilakukan bersama-sama.
“Hanya dengan satu lagu, kita bisa menjadi bagian dari gerakan yang jauh lebih besar,” ujar Armand.
Dukungan tidak hanya datang dari publik, tetapi juga perusahaan besar. Setiap BUMN menyumbang komitmen Rp1 miliar, di antaranya BNI, BRI, Mandiri, BSI, BTN, Telkom, Telkomsel, Pertamina, dan PLN.
Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat yang terdampak banjir.
Sementara itu, Kepala Bidang Sustainability and Social Impact ILUNI UI, Adhityani Putri menegaskan komitmen transparansi dari donasi ini.
“Seluruh bantuan disalurkan langsung oleh tim ILUNI UI bersama para founder, serta melalui kolaborasi dengan mitra terpercaya di tingkat nasional dan lokal. Setiap dana yang dihimpun akan diaudit dan dilaporkan secara berkala,” ujarnya.
Sedianya bantuan akan disalurkan melalui mitra nasional seperti PMI, Rumah Zakat, Save The Children, Miyara Sumatera, Yayasan Matauli, dan WWF, serta jaringan lokal di wilayah terdampak.
Baca juga: Uya Kuya Selesaikan Tesis dalam Waktu 3 Bulan Dinilai Lita Gading Tak Masuk Akal, 4 Poin Ini Disorot
1.068 Korban Jiwa, 537 Ribu Pengungsi Masih Bertahan
Gelombang kepedulian publik melalui konser para musisi berjalan beriringan dengan laporan resmi pemerintah mengenai dampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru pada Kamis sore, 18 Desember 2025, terkait perkembangan bencana di tiga provinsi tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 1.068 jiwa, setelah bertambah 9 orang dari laporan sehari sebelumnya.
Rinciannya, tiga korban ditemukan di Aceh Utara, dua di Aceh Timur, satu di Tapanuli Selatan, satu di Langkat, satu di Agam, dan satu di Padang Pariaman.
Selain itu, jumlah korban hilang tercatat 190 orang, sementara jumlah pengungsi berkurang menjadi 537.185 jiwa, dengan proporsi terbesar masih di Aceh.
“Untuk jumlah saudara-saudara kita yang masih bergantung di titik-titik dan tempat-tempat pengungsian itu berjumlah 537.185 jiwa,” ujar Muhari.
Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat 27 kabupaten/kota yang masih menetapkan status tanggap darurat, terdiri dari 12 daerah di Aceh, 8 daerah di Sumut, dan 7 daerah di Sumbar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Konser-amal-untuk-korban-banjir-Sumatera-di-Avenue-of-the-Stars-Lippo-Mall-Kemang-Jakarta.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.