Sisa Luka David Bayu karena NAIF Bubar saat Dirinya Gantungkan Hidup dari Penghasilan Bermusik
Bubarnya NAIF di tahun 2021 lalu meninggalkan luka dan trauma pada sang vokalis David Bayu.
“Mulai ada meeting online, bahas soal manajemen dan finansial. Sampai akhirnya mengarah ke wacana bubar,” ungkap David Bayu.
Ia mengaku tak pernah memiliki firasat bahwa perjalanan NAIF akan berakhir begitu saja.
Jadwal manggung yang masih padat sebelum pandemi membuatnya yakin band tersebut akan terus berjalan panjang.
“Enggak pernah terbesit di pikiran gue kalau NAIF bakal bubar. Rasanya enggak masuk akal,” tuturnya.
Namun kenyataan berkata lain. Keputusan itu tetap terjadi dan meninggalkan luka mendalam.
Bahkan hingga beberapa bulan terakhir, David mengaku masih kerap dihantui mimpi buruk pertanda betapa ia belum sepenuhnya siap secara emosional menerima perpisahan tersebut.
“Kita ini kayak keluarga berempat. Kalau trust-nya kuat, harusnya enggak goyah. Tapi ternyata dari luar bisa mengguncang semuanya,” katanya.
“Berarti fondasi dasarnya memang sudah enggak sesolid yang kita kira,” ucap David.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/David-Bayu-1-12032025.jpg)