Senin, 11 Mei 2026

Doktif Vs Richard Lee

Komentar Richard Lee usai Sertifikat Mualaf Dicabut, Sebut Keyakinan Bukan Sekadar Dokumen

Richard Lee buka suara usai sertifikat mualafnya dicabut, tegaskan keyakinan adalah urusan pribadi, bukan sekadar dokumen.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Sertifikat mualaf Richard Lee dicabut oleh Henny Kristianto karena dinilai disalahgunakan.
  • Pencabutan terkait dugaan penggunaan dokumen dalam proses hukum.
  • Richard Lee sebut keyakinan adalah hubungan pribadi, bukan soal label.

TRIBUNNEWS.COM - Polemik terkait status keagamaan kembali menyeret nama dokter kecantikan Richard Lee.

Di tengah proses hukum yang tengah berjalan, isu baru mencuat setelah sertifikat mualaf yang sebelumnya diklaim dimilikinya resmi dicabut oleh pihak yang menerbitkan.

Informasi pencabutan ini disampaikan oleh pendakwah Henny Kristianto.

Ia menjelaskan bahwa sertifikat tersebut pada dasarnya diterbitkan untuk kepentingan administratif, yakni sebagai syarat pengurusan perubahan data agama pada kartu tanda penduduk (KTP).

Namun, belakangan dokumen itu disebut berpotensi digunakan dalam konstruksi hukum di pengadilan, sehingga memicu keputusan untuk mencabutnya.

Sebelumnya, Richard Lee menyatakan telah memeluk agama Islam sejak 5 Maret 2025.

Namun, di tengah bergulirnya kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang dilaporkan oleh Dokter Detektif atau Doktif, status mualaf tersebut menjadi sorotan dan perdebatan publik.

Menanggapi pencabutan sertifikat tersebut, pihak Richard Lee melalui admin media sosialnya akhirnya angkat bicara.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan sikap menghargai proses yang berlangsung. Ia mengatakan,

"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada," ujar Richard Lee, dikutip Tribunnews dalam Instagram @dr.richad_lee, Senin (4/5/2026). 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa persoalan keyakinan merupakan hal yang bersifat personal dan tidak semata-mata ditentukan oleh dokumen formal.

Baca juga: Saksikan Richard Lee Mualaf, Pendakwah Hanny Kristianto Jawab Tudingan sang Dokter Cuma Cari Simpati

"Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen," lanjutnya. 

Suami dari dokter Reni Effendi ini juga menegaskan bahwa Richard Lee tetap berupaya menjalani hidup dengan nilai-nilai positif di tengah berbagai isu yang berkembang.

"Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik," terangnya. 

Di akhir pernyataan, pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada publik yang tetap memberikan dukungan dengan bijak.

"Terimakasi untuk semua yang tetap mendukung untuk bijak, by Admin," pungkasnya. 

Sertifikat Mualaf Richard Lee Akhirnya Dicabut 

Pendakwah Henny Kristianto merasa kecewa dengan pihak Richard Lee imbas sertifikat itu justru akan digunakan untuk bukti konstruksi hukum di pengadilan.

"Saya enggak mencabut status mualafnya, saya mencabut sertifikatnya. Kenapa sertifikatnya saya cabut? Yang pertama, karena saya lihat waktu itu kan ramai ribut soal mualaf, pengacaranya bilang 'ya kita ada bukti. Nanti coba deh cari videonya. Kita ada bukti Richard Lee masuk Islam 5 Ramadan 2025 atau 5 Maret 2025.'".

"Nah, berarti itu sertifikat kan yang akan digunakan sementara saya tahu enggak dipakai. Sertifikat itu adalah bukti administrasi yang digunakan wajib dan disegerakan mengubah kolom agama di KTP," terang Hanny, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (3/5/2026).

Dia menilai tidak seharuasnya sertifikat itu digunakan untuk bahan ribut di pengadilan.

"Akhirnya saya pikir, loh ini kok sertifikat mualafnya harusnya sebagai syarat administrasi. Tapi akan digunakan sebagai bukti konstruksi di pengadilan. Otomatis saya kan akan bolak-balik pengadilan," lanjutnya.

Pihaknya menegaskan telah mencabut keabsahan sertifikat itu.

"Terus kok dibuat bahan saling berantem, saling menyerang? Makanya saya putuskan cabut aja sertifikatnya, saya nyatakan tidak berlaku," tegas Hanny.

Hanny menyinggung lamanya rentang waktu bagi Richard Lee mengurus pergantian keyakinan di KTP-nya.

"Jadi ya harusnya juga sih sudah begitu lama kok KTP-nya masih Katolik," sambungnya.

Baca juga: Sertifikat Mualaf Richard Lee Akhirnya Dicabut setelah Disindir Doktif, Ada Dugaan Disalahgunakan?

Doktif Pertanyakan Status Mualaf Richard Lee, Singgung Bukti dan Rencana Ungkap Fakta

Jauh sebelumnya, Doktif mengaku masih meragukan status mualaf Richard Lee.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan keyakinannya bahwa Richard Lee tidak menjalankan ibadah puasa.

"Tapi guys, 1,000 persen Doktif yakin dia (Richard Lee) enggak puasa ya. Jadi dia tidak puasa," ujar Doktif, dikutip Tribunnews dalam YouTube Intens Investigasi, Jumat (13/3/2026). 

Ia juga menyebut akan menghadirkan narasumber yang diklaim memiliki informasi tentang status mualaf tersebut.

"Nanti Doktif akan live bersama dengan narasumber yang akan membongkar bahwa proyek mualaf itu bukan proyek asli ya, tapi proyek-proyekan ya. Jadi sudah terbukti bahwa dia tidak pernah salat, dia tidak pernah puasa di dalam."

Doktif mengatakan rencana siaran langsung itu akan digelar untuk memaparkan sejumlah informasi tambahan.

"Kita nantikan narasumber, insyaallah Doktif akan live nanti malam ya. Jangan ke mana-mana ya, tetap stay tune," terangnya. 

Ia juga menyinggung pandangannya mengenai penggunaan agama dalam konteks tertentu.

"Dan mungkin ya Allah sudah menunjukkan kekuasaannya ya, mau enggak mau di bulan Ramadan dia harus masuk karena satu hal yang paling Doktif gedek permainan agama. Jadi agama ini digunakan sebagai politik ya."

Menurut Doktif, ada pula seseorang yang sebelumnya pernah terlibat dalam proses terkait status mualaf Richard Lee.

"Jadi nanti juga akan ada seseorang yang pernah memberikan surat mualaf dan ternyata dia juga kecewa karena tadi dia sempat mampir untuk bertemu, sowan jenguk dengan membawa Alquran ya," jelas Doktif. 

Ia mengklaim orang tersebut mendapatkan informasi dari petugas mengenai aktivitas Richard Lee selama berada di dalam tahanan.

"Ternyata pada saat mau ketemu dikatakan bahwa penjaganya saja tidak pernah melihat dia salat, tidak pernah melihat dia puasa. Jadi dia di dalam pun dia makan, di dalam pun dia seperti biasa."

Karena itu, menurut Doktif, orang tersebut akhirnya membatalkan rencana pertemuan dengan Richard Lee.

"Ya, jadi akhirnya beliau memutuskan untuk membatalkan bertemu dengan saudara tersangka DRL karena cukup kecewa."

Doktif menambahkan bahwa orang tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf kepadanya.

"Jadi apa yang dikatakan bahwa dia mempermainkan agama itu benar dan akhirnya beliau meminta maaf kepada Doktif," katanya. 

(Tribunnews.com, Rinanda/Salma)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved