Rabu, 6 Mei 2026

Kabar Artis

Ahli Sosial Digital Nilai Aksi Ahmad Dhani Justru Picu Putrinya Jadi Sasaran Bully

Sorotan muncul usai aksi Ahmad Dhani yang melindungi putrinya di unggahan medsos, ahli media sosial ingatkan dampak serius jejak digital.

Tayang:

Wanita itu diTalak 3 oleh suaminya karena perselingkuhannya dgn pemilik tv swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani.

Tp demi citra nya , dia dibantu pemilik tv swasta itu bikin konten konten di infotainment yg isinya :

1. Suaminya yg selingkuh dgn orang ke 3

2. Tidak bisa bertemu anak anak nya

3. Bikin Drama KDRT , hingga bikin LAPORAN PALSU KDRT.

4. Masuk Rumah harus Lompat pagar

Dhani melanjutkan tulisannya.

Dia menggambarkan pengkhianatan sosok wanita tersebut.

"BEBERAPA NARASI ITU TERUS DI ANGKAT OLEH INFOTAINTMENT ( terutama PH INDIGO )yang bekerja untuk selingkuhannya pemilik TV SWASTA.

Sudah 20 TAHUN BERLANGSUNG, BEBERAPA NARASI itu HANYA DIPERCAYA oleh PARA PENGGEMAR SINETRON DAN DRAMA KOREA.

Tetapi TIDAK DIPERCAYA oleh MAHKAMAH AGUNG.

Terbukti MA HANYA MENGABULKAN PERMOHONAN CERAI SAJA. Bahkan HAK ASUH ANAK pun tidak dikabulkan apalagi Gugatan yg lain.

Terbukti , HAKIM MAHKAMAH AGUNG bukan penggemar SINETRON dan DRAMA KOREA.

Mau tau siapa pemilik TV SWASTA Tersebut ? Cek di mana Wanita Drakor ini diblacklist oleh TV SWASTA tersebut hingga saat ini!.

ISTRI PEMILIK TV SWASTA itupun tau siapa PELAKOR SEJATI NYA.

Yg membingungkan , sudah 20 TAHUN , DRAMA SINETRON itu masih saja dilakukan di SIRAMAN yg harusnya menjadi ajang Silaturahmi, tetapi dimanfaatkan untuk mengais perhatian penggemar sinetron dan drama Korea. Menyedihkan," tandasnya.

Baca juga: Tanggapan Ahmad Dhani soal Sikap Maia Estianty ke Mulan Jameela di Resepsi El Rumi

Di akhir kalimatnya, Dhani membandingkan wanita itu dengan memuji sang istri.

"Kubisikkan lagi kepada putriku tersayang , “ BERSYUKURLAH KM PUNYA BUNDA YANG :

1. Menomorsatukan keluarga.

2. Tidak membabi buta mencari materi dan menomor dua kan anak.

3. Tidak pernah pergi meninggalkan Rumah meskipun ada masalah sebesar apapun," pungkasnya.

Diduga, tulisan Dhani itu ditujukan untuk Maia Estianty yang sempat membahas masa lalunya di siraman El Rumi.

Ucapan Maia Estianty di Prosesi Siraman El Rumi

Sebelumnya, suasana haru mewarnai prosesi siraman jelang pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. 

Maia Estianty membacakan pesan khusus untuk putra keduanya sambil menahan tangis. 

Dalam video singkat yang beredar di media sosial melalui akun @elsyifa.story, Maia Estianty terlihat memegang mikrofon sambil menyampaikan isi hatinya kepada El Rumi. 

Ia mengenang masa-masa sulit ketika harus berpisah dengan anak-anaknya setelah perceraian di masa lalu. 

Dengan suara bergetar, Maia Estianty mengingat saat El Rumi masih berusia delapan tahun. 

"Tapi kemudian di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Berpisah untuk sementara waktu itu sayangku," ucap Maia, dikutip Sabtu (25/4/2026). 

Ia mengaku sejak saat itu harus belajar menjadi sosok ibu yang tak bisa selalu hadir dan memeluk sang anak setiap hari. 

"Dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang," lanjutnya. 

Tak hanya menyampaikan pesan untuk El, Maia juga menitipkan putranya kepada Syifa Hadju yang kelak akan menjadi pendamping hidup El Rumi. 

Syifa Hadju sendiri diketahui tidak berada dalam proses siraman dan pengajian El Rumi. 

"Untuk Syifa yang sedang tidak ada di sini, Bunda titipkan El Rumi. Yang dulu mungkin Bunda tidak selalu bisa memeluknya setiap hari," ujar Maia. 

Maia pun meminta Syifa untuk memberikan kasih sayang lebih besar kepada El. 

"Untuk Syifa, untuk selalu memeluk El, sering-sering dan yang lama ya. Lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan, karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini," katanya.

Baca juga: Unggahan Ahmad Dhani Kembali Viral, Psikolog Singgung Penilaian Publik Terhadap Mulan Jameela

(Tribunnews.com, Rinanda/Salma)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved