Senin, 8 Juni 2026

BWF World Tour

Hancurkan Raksasa Dunia, Raymond/Joaquin Selangkah Lagi Ukir Sejarah di Polytron Indonesia Open 2026

Hancurkan raksasa dunia, ganda muda Raymond/Joaquin selangkah lagi ukir sejarah besar di final Polytron Indonesia Open 2026!

Tayang:
Penulis: Abdul Majid
Tribunnews.com/Abdul Majid
MELAJU KE FINAL — Pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra (kiri) bersama Nikolaus Joaquin (kanan) saat bertanding dalam babak semifinal turnamen bulu tangkis Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Raymond/Joaquin berhasil melesat ke babak final setelah memenangkan laga sesama perwakilan tanah air melawan Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani lewat dua gim langsung 21-15, 21-18. 

Ringkasan Berita:
  • Sabet tiket partai puncak, ganda putra muda Indonesia bungkus kemenangan perang saudara dua gim langsung 21-15, 21-18.
  • Perjalanan ke final diwarnai aksi menumbangkan deretan mantan juara dunia asal Malaysia dan Jepang di Istora Senayan.
  • Laga pamungkas pertemukan Raymond/Joaquin dengan wakil Negeri Jiran, Nur Izzuddin/Goh Sze Fei, dengan rekor pertemuan imbang 1-1.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses mengamankan tiket babak final turnamen bulu tangkis Polytron Indonesia Open 2026.

Kepastian melaju ke partai puncak diraih usai mereka memenangkan laga perang saudara melawan sesama perwakilan tanah air, Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani, lewat dua gim langsung 21-15, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Keberhasilan menembus babak final turnamen berkategori Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) Super 1000 ini membawa Raymond/Joaquin ke puncak karier profesional tertinggi mereka.

Meski harus memikul ekspektasi besar publik tuan rumah di arena sakral Istora, ganda pelapis Indonesia ini bertekad untuk tampil lepas tanpa beban.

"Kalau terbebani itu beban pasti ada, pressure atau tekanan itu ada. Cuma memang tinggal bagaimana cara kami mengatasi pressure itu saja. Jadi, sama seperti sebelumnya, kami akan mencoba main all out atau tampil habis-habisan, bagaimana caranya kami melawan mereka," kata Joaquin saat ditemui usai pertandingan di Jakarta.

Joaquin juga menyampaikan permohonan dukungan langsung dari para pencinta bulu tangkis atau badminton lovers untuk memadati tribun stadion pada laga penentu.

Kehadiran suporter dinilai menjadi tambahan motivasi krusial bagi mereka guna menuntaskan langkah sejarah di rumah sendiri.

POLYTRON INDONESIA OPEN - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin saat melawan ganda putra Jepang Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Raymond/Joaquin melaju ke babak 16 besar usai menang dua gim 21-9 dan 21-13. TRIBUNNEWS/PBSI
POLYTRON INDONESIA OPEN - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin saat melawan ganda putra Jepang Kakeru Kumagai dan Hiroki Nishi pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Raymond/Joaquin melaju ke babak 16 besar usai menang dua gim 21-9 dan 21-13. TRIBUNNEWS/PBSI (TRIBUNNEWS/)

Rentetan hasil positif Raymond/Joaquin menuju laga pamungkas terbilang sangat impresif lantaran harus melewati adangan para pemain elite global.

Mereka mengawali kompetisi dengan performa meyakinkan saat menundukkan pasangan Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, lewat skor telak 21-9, 21-13.

Baca juga: Penantian 11 Tahun Berakhir, Jojo Akhirnya Lolos ke Final Indonesia Open

Kejutan besar kemudian diciptakan pada babak berikutnya ketika ganda muda ini berhasil menyingkirkan mantan juara dunia sekaligus unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor kembar 21-14, 21-14.

Ketangguhan mental bertanding mereka kembali teruji secara nyata di babak perempat final.

Melalui pertarungan sengit tiga gim yang menguras fisik, Raymond/Joaquin sukses memulangkan wakil tangguh Jepang lainnya yang juga berstatus mantan juara dunia, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dengan skor akhir 16-21, 24-22, 21-18.

Rangkaian kemenangan atas para raksasa dunia tersebut mempertebal kesiapan mental mereka.

Pada pertandingan final hari Minggu, Raymond/Joaquin akan menantang ganda putra Malaysia, Nur Izzuddin/Goh Sze Fei.

Berdasarkan catatan rekor pertemuan resmi, kekuatan kedua pasangan saat ini masih berada dalam posisi berimbang satu sama lain dengan skor 1-1.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved