TAG
Kompolnas
Berita
Foto (8)
-
Bukti Rumah AKP Anumerta Lusiyanto jadi Pegangan Kompolnas, Beda Versi Pernyataan Kapendam Sriwijaya
Isu setoran uang judi sabung ayam dalam kasus penembakan tiga polisi oleh dua oknum TNI beredar, Kompolnas membantah setelah liha rumah AKP Lusiyanto
-
Istri Polisi Korban Penembakan Bantah Suaminya Terima Uang Judi Sabung Ayam, Kompolnas juga Menampik
Istri AKP Lusiyanto dan istri Aipda Petrus membantah isu suami mereka menerima uang setoran hasil judi sabung ayam. Bantahan juga dikatakan Kompolnas.
-
Istri Polisi Korban Penembakan Melawan, Tak Terima Suaminya Disebut Dapat Setoran Judi Sabung Ayam
Perlawanan para istri korban penembakan saat gerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, tak terima suaminya disebut terima setoran.
-
Populer Nasional: Kompolnas Bongkar Aib Peltu Lubis, Kapolda Metro Jaya Lawan Preman
Berikut kumpulan berita nasional dalam 24 terakhir rangkuman Tribunnews, Kompolnas bongkar aib Peltu Lubis, Kapolada Metro Jaya lawan preman
-
Kasus Sederhana, Kompolnas Pertanyakan Belum Ada Tersangka Penembakan 3 Polisi di Arena Sabung Ayam
Penembakan 3 polisi di arena sabung ayam hampir sepekan berlalu, menurut Kompolnas kasusnya sederhana kenapa belum ada tersangka penembakan?
-
Fakta Baru Penembakan 3 Polisi di Way Kanan Lampung, Rekaman Video dan Target Penembakan Terungkap
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap fakta baru terkait penembakan tiga anggota polisi yang tewas saat penggerebekan judi sabung ayam
-
Kompolnas: Peltu Lubis Pernah Sogok AKP Lusiyanto usai Ditegur soal Judi Sabung Ayam, tapi Ditolak
Kompolnas menyebut Peltu Lubis pernah menyogok AKP Lusiyanto setelah dirinya kena tegur agar menghentikan judi sabung ayam. Namun, sogokan ditolak.
-
Bantah Polisi Terlibat, Kompolnas: AKP Lusiyanto Sudah Ingatkan Peltu Lubis Hentikan Sabung Ayam
Kompolnas menyebut AKP Lusiyanto sudah memperingatkan Peltu Lubis berulang kali agar menghentikan praktek judi sabung ayam, tetapi tak digubris.
-
Kompolnas Pertanyakan Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah Belum Jadi Tersangka Penembakan 3 Polisi
Kompolnas mempertanyakan Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah belum ditetapkan menjadi tersangka meski barang bukti sudah dianggap lengkap.
-
HUT ke-15 Tribunnews.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya dan Komisioner Kompolnas Ungkap Harapan
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-15 untuk Tribunnews.com.
-
Kompolnas Kawal Proses Pidana AKBP Fajar Widyadharma hingga Tuntas
Kompolnas bakal mengawal proses pidana eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja soal kasus asusila dan narkotika hingga tuntas.
-
Eks Kapolres Ngada Dipecat dari Polri, Kompolnas Sebut Masih Ada Peluang Munculnya Tersangka Baru
Komisioner Kompolnas menyebut masih ada kemungkinan tersangka baru muncul dalam kasus pencabulan yang dilakukan eks Kapolres Ngada NTT.
-
Kompolnas Ungkap Kemungkinan Adanya Tersangka Baru di Kasus Eks Kapolres Ngada, Berasal dari Sipil
Komisione Kompolnas Choirul Anam mengungkap kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan asusila dan penggunaan Narkoba Kapolres Ngada.
-
Kompolnas Nilai Ada Peluang Tersangka Baru Kasus Asusila dan Narkotika AKBP Fajar Widyadharma
Polri resmi menetapkan eks Kapolres Ngada AKBP Fajar sebagai tersangka dalam kasus pencabulan anak di bawah umur
-
Eks Kapolres Ngada Jalani Sidang Etik, Kompolnas Yakin Bakal Dipecat Tidak Hormat
Eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) hari ini, Senin (17/3/2025).
-
Nasib Eks Kapolres Ngada Ditentukan Hari Ini, Kompolnas: Pasti Dipecat Tidak dengan Hormat
Nasib mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja (FWLS), akan ditentukan dalam sidang KKEP yang digelar hari ini, Senin (17/3).
-
Kompolnas Desak Hukuman Maksimal Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar: Dipecat dan Dipenjara Seumur Hidup
Kompolnas menyebut AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja, mantan Kapolres Ngada bakal segera ditetapkan sebagai tersangka.
-
Kompolnas hingga DPR Desak Agar Kapolres Ngada Segera Dipidana dan Dipecat
Desakan muncul agar segara memidanakan Kapolres Ngada non aktif, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fajar Widyadharma Lukman.
-
Kompolnas Desak Polri Mempercepat Proses Etik dan Pidana Kapolres Ngada
Anam meminta jajaran Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara transparan
-
Pengamat Sebut Kapolri Banyak Terlibat Politik Praktis, Choirul Anam Kompolnas Berbeda Pandangan
Ray Rangkuti menyebut, bahwa Jenderal Listyo Sigit Prabowo lebih memiliki bakat politik ketimbang bakat sebagai aparat penegak hukum.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved