TAG
YLKI
Berita
Foto (1)
-
YLKI Menduga Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Muncul Akibat Pemerintah Impor Sapi dari India
YLKI menduga munculnya kembali wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di Indonesia, akibat pemerintah mengimpor sapi dari India.
-
Tembus Rp 150 Ribu Per Kg, YLKI: Kenaikan Harga Cabai Tak Rasional
YLKI menilai kenaikan harga cabai rawit merah tembus Rp 150 ribu per kg, dinilai sebuah kenaikan komoditas pangan yang tidak rasional.
-
Konsumsi Rokok Terus Naik, YLKI Minta Pemerintah Lebih Serius Lakukan Pengendalian
YLKI meminta Pemerintah lebih serius mengendalikan konsumsi rokok demi melindungi anak-anak dari paparan racun aduktif asap rokok.
-
YLKI Usul Subsidi LPG 3 Kg Dialihkan ke Program Kompor Induksi Agar Tepat Sasaran
YLKI meminta pemerintah segera mengalihkan subsidi yang selama ini disuntikkan ke LPG 3 kilogram (kg) ke sektor lain yang lebih tepat sasaran
-
Pertamina Diminta Inovasi Pelayanan Agar Konsumen Pertamax Turbo Tak Pindah ke Pertamax 92
YLKI meminta PT Pertamina elakukan inovasi pelayanan di SPBU seiring dinaikkannya harga tiga jenis BBM nonsubsidi
-
Beli Pertalite Gunakan MyPertamina, YLKI Soroti Penerapan di Daerah yang Internetnya Kurang Andal
kebijakan pembelian BBM khususnya pertalite dan solar harus melalui website atau aplikasi MyPertamina tersebut akan dilakukan secara bertahap
-
Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, YLKI Duga Ada Persaingan Tidak Sehat
pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) Sudaryatmo menilai, harga tiket pesawat yang melambung ini diduga ada persaingan tidak sehat
-
Soal Zulhas Ditunjuk Mendag oleh Jokowi, YLKI dan BRIN: Menteri Sebelumnya Lebih Baik
YLKI dan BRIN menganggap penunjukan Zulhas menjadi Mendag adalah kesalahan. Bahkan menurut mereka, Muhammad Lutfi memiliki rekam jejak lebih baik.
-
Harga Tiket Pesawat Mahal, YLKI Minta Kemenhub Tingkatkan Pengawasan ke Maskapai
Menurut Ketua YLKI Tulus Abadi, banyak konsumen menjerit akibat harga tiket pesawat yang sangat mahal.
-
YLKI Minta Rencana Kenaikan Tarif Masuk Candi Borobudur Rp 750 Ribu Dibatalkan
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah membatalkan rencana menaikkan tarif masuk Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu.
-
Soal Rencana Tiket Candi Borobudur Jadi Rp 750.000, YLKI Anggap Pemerintah Lakukan Komersialisasi
YLKI menyebut kenaikan harga tiket menjadi Rp 750.000 itu sebagai bentuk komersialisasi, bukan upaya konservasi sebagaimana dikemukakan.
-
YLKI Soal Polemik Minyak Goreng: Jangan Bebankan Pada Kementerian Perdagangan Saja
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai lembaga pemerintah terkait dalam menangani polemik minyak goreng tidak bersinergitas dengan baik.
-
Anak Indonesia Berhak atas Hak Perlindungan Konsumen, Pelabelan Kemasan Plastik BPA Dinilai Penting
Pada galon guna ulang yang mengandung zat BPA, sangat penting dilakukan pelabelan.
-
Eks Jubir Kemendag Sebut Subsidi Migor Dianggap Strategi Purba
Ekonom Universitas Indonesia (UI) sekaligus eks jubir Kemendag Fithra Faisal Hastiadi memberi kritikan soal strategi subsidi minyak goreng.
-
Sebut Kebijakan Minyak Goreng Terus Berganti, YLKI: Masyarakat Dijadikan Kelinci Percobaan
Tulus Abadi mengatakan, kebijakan pemerintah terkait minyak goreng seharusnya dikaji secara mendalam.
-
YLKI: Pemerintah Harus Awasi HET Minyak Goreng Non-Premium
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi meminta pemerintah memperketat pengawasan untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng nonpremium.
-
YLKI Nilai Subsidi Minyak Goreng Curah Berpotensi Tak Tepat Sasaran
Tulus Abadi mendesak Pemerintah untuk memperketat pengawasan terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng non premium dengan harga Rp14.000.
-
Harga Minyak Goreng Kembali Mahal Pasokan Langsung Melimpah, Apa Kata YLKI dan Ekonom?
Berbulan-bulan masyarakat kesulitan mendapatkan harga minyak goreng, kini kembali bisa mendapatkannya dengan mudah.
-
YLKI: Perketat Pengawasan HET Minyak Goreng Non Premium Rp 14.000
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi meminta pemerintah untuk memperketat pengawasan Harga Eceran Tertinggi minyak goreng non premium
-
YLKI: Perang Rusia-Ukraina Bakal Picu Kenaikan Harga Mie Instan hingga Roti
Perang antara Rusia dan Ukraina bakal memicu kenaikan harga pangan yang berbahan dasar gandum, YLKI sebut roti dan mie instan bakal naik harga.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved