Breaking News:

Pelajari Perilaku User Smartphone, Oppo Ads Optimalkan Strategi Beriklan di Masa Pandemi

PT DTI saat ini bermitra dengan sekitar 108 merk terkemuka yang bergerak diberbagai sektor, seperti e-commerce, gaming, perbankan, otomotif

dok.
Sherly Luo, VP Sales & Marketing PT DTI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sepanjang 2020 lalu  PT Digital Technology Advertising Indonesia membukukan lonjakan kinerja keuangan 120 persen dibandingkan total pencapaian di 2019.

Capaian ini ditopang oleh strategi cerdasnya mengarahkan strategi pemasaran klien korporasi dan brand untuk mengalokasikan dana pemasaran dari media perantara tradisional ke media perantara digital sepanjang tahun 2020.

Semua prestasi ini dituai oleh PT DTI yang memiliki satu entitas yang sama dengan Oppo Ads.

PT DTI merupakan perusahaan penyedia pemasaran berbasis OEM (Original Equipment Manufacturer atau produsen peralatan asli) terbesar di Indonesia yang secara khusus beroperasi memasarkan media inventaris Oppo smartphone yang terdiri dari App Market, Browser, Theme Store, dan Lock Screen.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Oppo A54 di Indonesia, Rp 2,7 Juta Usung RAM 4GB dan Helio P35

PT DTI saat ini telah bermitra dengan sekitar 108 merk terkemuka yang bergerak diberbagai sektor, seperti e-commerce, gaming, perbankan, otomotif, aplikasi hiburan, aplikasi O2O, telekomunikasi, FMCG, dan sebagainya.

Baca juga: Vivo X60 Series 5G Resmi Meluncur dengan Teknologi Fotografi Profesional Harga Mulai Rp 7,99 Jutaan

Sherly Luo, VP Sales & Marketing PT DTI mengatakan, capaian yang diraih selama 2020 merupakan manifestasi nyata pemahaman unggul akan perilaku para pengguna smartphone Oppo.

Pihaknya berhasil menerapkan contoh praktek sukses yang selama ini dicapai di pasar Tiongkok ke peta digital nasional di Indonesia.

Hal tersebut disertai dengan integrasi menyeluruh dalam objektif bisnis yang diselaraskan dengan kondisi pasar dan kebutuhan pengiklan.

"Selain itu, tersedianya paket strategi kampanye digital yang fleksibel namun tetap memenuhi target pemasaran dari klien kami pun menjadi kunci pokok kesuksesan kinerja bisnis kami sepanjang tahun 2020,” ujarnya.

Karena pandemi, banyak orang bekerja dari rumah. Daily Active User (DAU) pengguna ponsel Oppo naik 32 hingga 40 persen. Durasi pemakaian ponsel (screen time) juga meningkat sekitar 20% dari biasanya.

Tingkat penggunaan aplikasi di ponsel Oppo datang dari kategori e-commerce yang meningkat hingga 30 persen dan kategori news & entertainment, seperti video pendek atau gaming yang meningkat antara 10 - 30 persen.

Jumlah unduhan aplikasi di Oppo App Market (platform aplikasi di ekosistem Oppo) juga naik 15 hingga 35 persen.

Hal ini menandakan bahwa dampak pandemi dan WFH membuat kegiatan masyarakat sehari-hari pun banyak dihabiskan di dalam ruang digital.

“Fokus utama kami dalam menjalani 2020 adalah dengan merubah trajektori bisnis dan mencoba untuk melihat tantangan sebagai kesempatan dan peluang dalam menjalankan bisnis. Salah satu kunci pokok adalah pemahaman tingkah laku pengguna dan penyesuaian skala prioritas perusahaan guna berbaur dalam situasi tersebut," ujar Sherly.

Untuk 2021 ini pihaknya menerapkan strategi fleksibel dalam tiga pilar utama, yaitu
Right Direction, Right Campaign Product dan Right Campaign Packages.

Fokus Oppo Ads di 2021 membantu mengakselerasi adopsi digital

Sejak awal kuartal I 2021, Oppo Ads berhasil memperluas portfolio dengan menyambut kehadiran 15 klien baru. Berdasarkan rencana kerja lanjutan di kuartal II hingga akhir 2021, OPPO Ads berupaya untuk memperluas jangkauan sektor ke O2O hingga perusahaan startup baru.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved