TOPIK
Gejolak di Partai Demokrat
-
Hamdan Zoelva Akui Belum Pernah Bahas Gugatan AD/ART Demokrat dengan SBY
Hamdan Zoelva ditunjuk DPP Partai Demokrat, menjadi kuasa hukum melawan Yusril Ihza Mahendra yang menggugat AD/ART Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).
-
Hamdan Zoelva: Sampai Sekarang Jujur Saya Belum Berkomunikasi dengan Yusril
Hamdan Zoelva mengungkapkan dirinya hingga kini belum melakukan komunikasi dengan koleganya Yusril Ihza Mahendra.
-
Kubu Moeldoko: Ketika AD/ART Demokrat Bertentangan dengan UU Dapat Dinyatakan Batal Demi Hukum
Ketika AD/ART partai Demokrat 2020 isinya bertentangan dengan Undang-undang maka dapat dinyatakan batal demi hukum.
-
Partai Demokrat Kubu AHY Dituntut Minta Maaf, Tuding Moeldoko Pernah Bagi-bagi Uang dan Ponsel
Menurut Rahmad, kubu AHY telah menebarkan fitnah dan berita bohong terkait Moeldoko.KLB Partai Demokrat di Deli Serdang diselenggarakan oleh DPC, DPD
-
Di NTT, AHY Minta Kader Demokrat Kompak Jaga Kedaulatan Partai
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan agar kadernya tetap menjaga kesolidan partai.
-
Moeldoko Disebut Beri Uang ke Ketua DPC Peserta KLB, Kuasa Hukum: tidak Benar, itu Tuduhan Keji
Pernyataan bahwa Moeldoko memberikan uang senilai Rp 25 juta dan satu unit handphone merupakan sebuah kesimpulan sepihak dari pihak Demokrat kubu AHY.
-
Yusril: Saya Tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas
Advokat Prof Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut tak merapat ke Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikarenakan honor lampaui batas.
-
Demokrat Kubu AHY Sebut Moeldoko Beri Uang Rp 25 Juta dan Handphone untuk Ketua DPC Peserta KLB
Demokrat kubu AHY sebut KSP Moeldoko turut andil dalam pemberian uang saat Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deliserdang.
-
Jhoni Allen Marbun Dikabarkan Balik Lagi ke Partai Demokrat Kubu AHY, Rusdiansyah: Fitnah Itu
Rusdiansyah mengatakan tudingan tersebut adalah tidak benar bahkan dirinya menyebut kalau itu adalah fitnah.
-
Kuasa Hukum Demokrat Kubu AHY Sebut Jhoni Allen Minta Balik Lagi jadi Anggota Partai
Pada saat ini, salah satu penggugat yakni pak Jhoni Allen Marbun sedang yang bersengketa di mahkamah partai, sedang berjuang memohon kepada Demokrat
-
Demokrat Hadirkan Mantan Peserta KLB di Sidang Lanjutan, Herzaky: Mereka akan Bongkar Kebohongan
Herzaky sebut Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menghadirkan dua saksi fakta dalam sidang lanjutan gugatan kubu KSP Moeldoko.
-
Demokrat Kubu AHY Hadirkan Dua Saksi Fakta Lawan KSP Moeldoko di Sidang PTUN
dengan menghadirkan para saksi fakta ini, maka pihak KLB dapat berhenti memanipulasi data dan fakta serta menebar kebohongan di publik.
-
Banyak yang Menduga ada Invisible Power di Belakangnya, Yusril Justru Beberkan ini
Yusril mengatakan bisa saja memang ada kepentingan politik dan sosok yang mendorong kliennya untuk meminta bantuan dirinya.
-
Demokrat: Anak Buah Moeldoko Jangan Diskreditkan Menko Polhukam
Harusnya Moeldoko bisa mengendalikan pendukunganya sendiri untuk menjaga stabilitas dalam pemerintahan.
-
Yusril Tanggapi Pernyataan Kubu AHY yang Menduga Ada Invisible Power di Belakangnya
Yusril mengatakan bisa saja memang ada kepentingan politik dan sosok yang mendorong kliennya untuk meminta bantuan dirinya.
-
Yusril Ihza Mahendra: Yang Hitler Itu Saya atau Pak SBY?
Yusril Ihza Mahendra menyinggung produk hukum pada masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
-
Yusril Jadikan Menkumham Sebagai Termohon Gugatan, Hamdan Zoelva Merasa Partai Demokrat Dibungkam
Hamdan menduga Yusril telah dengan sengaja mengatur rencana dalam pengajuan uji materiil AD/ART Partai Demokrat ke MA
-
Yusril Ihza Mahendra Mengaku Tak Pernah Bicara Fee Rp 100 Miliar dengan Kubu AHY
Yusril Ihza Mahendra, mengaku dirinya tak pernah membicarakan fee Rp 100 miliar dengan Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
-
Yusril Mengaku Tak Pernah Dapat Kuasa dari Moeldoko Tangani Judicial Review AD/ART Demokrat ke MA
Advokat Prof Yusril Ihza Mahendra membantah dirinya mendapat kuasa dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
-
Yusril Ngaku Pernah Berkali-kali Tolak Tawaran SBY Saat Diminta Jadi Hakim MK
Namun Yusril menolak tawaran tersebut karena lebih baik menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) saat itu.
-
Dituding Patok Jasa Rp 100 Miliar, Yusril Ihza Mahendra Ungkit Tak Minta Bayaran Saat Bela Ibas
Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut menawarkan jasa Rp 100 miliar agar Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
-
Kelakar Yusril: Kalau Saya Jadi Lawyer Demokrat, Saya Bisa dapat Rp 200 Miliar
Yusril juga merespons pernyataan kuasa hukum DPP Demokrat Hamdan Zoelva yang menyebut semestinya yang digugat adalah SK Menkumham ke PTUN.
-
Yusril Ihza Mahendra Bantah Pernah Diskusi soal Fee Rp 100 M Jadi Kuasa Hukum Demokrat
Advokat kubu Moeldoko, Yusril Ihza Mahendra membantah tudingan sempat berdiskusi soal Fee Rp 100 M jadi kuasa hukum Partai Demokrat.
-
Respons Kubu KLB Deli Serdang Sikapi Pernyataan Benny K Harman Soal Totaliter Hitler
Kubu KLB Deli Serdang memberikan respons soal pernyataan Benny K Harman terkait cara berpikir totaliter Hitler.
-
Yusril Masukkan Menkumham Jadi Termohon Gugatan, Hamdan Zoelva Merasa Demokrat Dibungkam
Hamdan menduga Yusril telah dengan sengaja mengatur rencana dalam pengajuan uji materiil AD/ART Partai Demokrat ke MA
-
Benny K Harman Sebut Yusril Gugat AD/ART Demokrat Untuk Bela Kepentingan Invisible Power
Benny Kabur Harman, mempertanyakan motif Yusril Ihza Mahendra mengajukan permohonan Hak Uji Materiil AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung.
-
Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi
Benny telah membaca langkah kuasa hukum Kubu Moeldoko, Yusril yang mengajukan judicial review (JR) ke Mahkamah Agung terkait AD/ART Parta Demokrat
-
4 Poin Tanggapan Hamdan Zoelva Terkait Gugatan AD/ART Demokrat oleh Yusril Ihza Mahendra
Hamdan Zoelva memberi tanggapan atas judicial review atau uji materiil atas(AD/ART) Partai Demokrat yang diajukan Yusril Ihza Mahendra.
-
Hamdan Zoelva Tanggapi Pernyataan Yusril Soal Jeruk Makan Jeruk: Ada yang Manis, Ada yang Asam
Hamdan Zoelva menanggapi pernyataan kuasa hukum Kubu KLB Moeldoko Yusril Ihza Mahendra yang menyebut jeruk makan jeruk.
-
Gugatan Yusril soal AD/ART Demokrat Dianggap Tak Lazim hingga Disebut Pakai Pola Pikir Hitler
Gugatan Yusril Ihza Mahendra soal AD/ART Demokrat ke MA dianggap tak lazim hingga disebut pakai pola pikir hitler.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved