TOPIK
Dimas Kanjeng Ditangkap
-
Dengan mimpi uang miliknya biasa bertambah berkali lipat, ia mengikuti saja perintah tersangka.
-
Pasca-penangkapan, sekitar 242 santri bertahan di padepokan beralas dan beratap terpal dengan bambu menjadi tiangnya.
-
Meski kini Dimas Kanjeng sudah menjadi tersangka penipuan di Polda Jawa Timur dan Bareskrim Polri.
-
Selama menjadi buron, tersangka sempat berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya pulang ke kediaman anaknya di Madiun, Jawa Timur.
-
Mensos mengatakan, pihaknya terus melakukan pembaruan terkait nama-nama yang masih bertahan di padepokan.
-
''Kalau itu dilanggar, yang mulia bisa mengeluarkan pengikutnya secara sepihak. Semua kesepakatan atau perjanjian sebelumnya dihapus sepihak,''
-
Saat itu, para santri sempat berupaya mencegah polisi menangkap pimpinan mereka.
-
Kepolisian Resort Probolinggo Jawa Timur, menemukan 2 makam yang diduga merupakan tempat pemakaman pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Keluarga korban pembunuhan Padepokan Dimas Kanjeng di Situbondo, Jawa Timur, mengaku terus mendapat ancaman.
-
Korban Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya berani melaporkan diri ke Mapolresta Samarinda, atas dugaan penipuan.
-
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap 38 warganya yang masih berada di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo kembali.
-
Ribuan polisi bersenjata lengkap mengenakan rompi antipeluru dan menyiagakan kendaraan barakuda serta meriam air menjemput pimpinan padepokan Dimas Ka
-
Posko pengaduan korban penipuan Dimas Kanjeng dibuat di kantor Mapolres Pamekasan Jawa Timur.
-
Keberadaan bungker milik Dimas Kanjeng masih dicari pihak polisi. Polisi memastikan bungker yang dicari ini berisikan uang hasil penipuan.
-
Polisi akan mendalami keterangan sejumlah pihak terkait dugaan penipuan yang melibatkan Taat Pribadi.
-
Rencana Pemprov Jawa Timur untuk menutup Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menuai kecaman dari para pengikutnya.
-
Polda Jawa Timur terus melakukan penyidikan kasus penipuan dari tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Sebanyak empat warga asal Kabupaten Sragen hingga kini masih bertahan di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi (DKTP) di Jatim.
-
Penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa Dimas Kanjeng Taat Pribadi terkait laporan dugaan penipuan modus penggandaan uang dengan kerugian Rp 25 M.
-
"Kami akan kordinasi dengan BI untuk memastikan keaslian uang tersebut. Sedangkan emasnya akan diuji pegadaian," kata Argo.
-
Mantan pengikut ini juga mengaku sering melihat Dimas Kanjeng mempraktikkan proses penggandaan uang itu.
-
- Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyita puluhan item barang bukti (BB) terkait dugaan penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
HT , warga Pakuniran, Probolinggo mendatangi Mapolres Probolinggo, Jumat (7/10/2016) sore.
-
Puluhan barang bukti terkait dugaan penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi kiriman Polda Sulawesi Selatan dibeber penyiidk Polda Jatim.
-
Seluruh aktivitas di Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Majelis Taklim Darul Ukhuwah, Samarinda, sementara dihentikan.
-
"Belum ada pemanggilan untuk saudari Marwah Daud. Kita masih periksa tersangka, kalau ada indikasi keterlibatan pasti langsung kita panggil,"
-
"Kita juga belum tahu peran mereka apa. Tapi keliatannya hanya sebagai pengikut saja,"
-
"Pihak polisi di Surabaya sudah mencari dan tidak ada ruangan seperti itu di kediaman Taat Pribadi,"
-
MT mengetahui cara melipatgandakan uang dengan menyetor uang kepada Dimas Kanjeng dari seorang teman di Pulau Jawa
-
“Saya serahkan uang Rp 10 juta. Saya ikhlas, uang saya digunakan padepokan untuk kebaikan. Anggap saja amal jariyah saja."