TOPIK
Tragedi Kemanusiaan Rohingya
-
Ratusan pengungsi Rohingya dilaporkan tiba di perairan Desa Shamlapur Banglades yang dekat dengan perbatasan Myanmar.
-
Pemerintah Indonesia berencana membawa persoalan Rohingya pada forum Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) 10-11 September 2017.
-
Dunia internasional menyorot aksi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meredam krisis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.
-
Mereka sepakat bahwa sikap umat Budha di Indonesia berbeda dengan di Myanmar mengenai persoalan Rohingnya.
-
Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian menganggap, isu konflik Rohingya di Myanmar ramai di Indonesia bukan lagi karena mengangkat sisi kemanusiaan.
-
Politisi Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring mengklarifikasi kesalahannya mengunggah foto hoaks pengungsi Rohingya.
-
Upaya diplomasi Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam meredam krisis Rohingya di Rakhine State, Myanmar, disorot dunia
-
Menurut Ito Sumardi, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang diberi kesempatan untuk bertemu para pemimpin militer dan pemerintahan di Myanmar.
-
Said Aqil Siradj mengimbau kepada umat untuk tidak melakukan aksi bela Rohingya di Candi Borobudur.
-
Makanya, ia menyambut baik sikap Pemerintah Indonesia berupaya membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di Myanmar.
-
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut isu kemanusiaan Rohingya di media sosial, ditujukan untuk menyerang Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
-
Akhmad Sahal menyarankan kepada masyarakat agar tak selalu mengaitkan Myanmar dengan isu agama.
-
"Mereka tak sengaja menginjak semacam peledak pagi ini dan seorang di antara mereka telah kehilangan kakinya,"
-
"Ribuan personel sudah kita siapkan. Sifatnya situasional, jika diperlukan bisa ditambah lagi,"
-
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meminta semua pihak tidak menyamakan sikap umat Budha di Indonesia dengan yang ada di Myanmar.
-
Senin (4/9/2017) Menjadi hari bersejarah bagi diplomasi Indonesia. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan bertemu "State Counsellor" Myanmar
-
"Ada 100 lebih masjid di Yangon, Myanmar, tidak ada masalah antara Buddha-Muslim," kata Kalla di kantor Wakil Presiden RI.
-
"Indonesia kan punya aturan. Indonesia itu negara hukum, punya pemerintahan."
-
Jejeran motor dan mobil kepolisian pun tampak siaga, baik di sisi kanan maupun kiri gedung kedutaan.
-
Dalam pertemuan itu Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Biksu Buddha Vidya Sasana tampak akrab.
-
Massa dari Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN), unjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017).
-
Upaya oleh pemerintah bisa dilakukan, juga karena adanya hubungan diplomatik antara kedua negara.
-
Untuk itu dirinya mendorong supaya pemerintah Indonesia mengambil tindakan yang lebih konkret
-
Menurutnya, tragedi kemanusiaan tersebut tidak mendapatkan perhatian khusus dari para aktivis HAM.
-
Konflik antara etnis Rohingya dengan pribumi dan pemerintah Myanmar, menyebabkan ratusan orang dari etnis Rohignya tewas, serta ratusan ribu
-
Beredarnya isu tidak benar mengenai krisis Rohingya dikhawatirkan menimbulkan konflik di dalam negeri.
-
Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh para tentara tersebut melanggar hak asasi manusia (HAM)
-
Tito mengungkapkan, sudah ada analisa di media sosial, yang mengaitkan antara kasus Rohingya dengan Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
-
Menurutnya kehadiran orang asing di tengah konflik Rohingya hanya akan membuat suasana semakin rumit.
-
"Akan kami razia, jika kedapatan akan berangkat unjuk rasa. Kami akan mencegahnya," beber Sonny.