Sabtu, 11 April 2026

Replika Kehidupan Liar Sepanjang Sungai Amazon di Singapura

Replika kehidupan liar sepanjang sungai Amazon ada di Singapura.

Kompas/ Dedi Muhtadi
Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa yang dilindungi di Singapore Zoo, Singapura. Tempat hidup satwa-satwa itu dibuat pada sepenggal hutan seperti habitat aslinya. 

Kekayaan dunia

Sebesar 60-65 persen hutan hujan tropis Amazon seluas 6,7 juta kilometer persegi berada di Brasil. Hutan itu adalah separuh paru-paru dunia, ”rumah” ribuan spesies dan keragaman hayati yang sangat penting bagi keberlanjutan kehidupan.

Amazon juga merupakan sumber penghidupan sekitar 191,2 juta penduduk Brasil dan menghasilkan 8.295 dollar AS produk domestik bruto per kapita per tahun—yang berarti masuk kelompok pendapatan menengah—pada 2008. Namun, hutan itu seperti halnya hutan tropis di Indonesia, memiliki sejarah perusakan yang panjang.

Hutan hujan tropis merupakan rumah dan persembunyian terakhir bagi kekayaan hayati dunia yang unik. Diyakini, hutan tropis di dunia diperkirakan mampu menyerap sekitar 100 miliar ton karbon, setara dua kali jumlah karbon di atmosfer. Pengurangan deforestasi karena konservasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan diyakini membawa manfaat klimatik.

”Kami mengajak para pihak, termasuk pengelola kebun binatang di seluruh dunia, untuk duduk bersama dan berupaya menyelamatkan satwa-satwa yang hampir punah akibat habitatnya hilang,” ujar Rekha KR Nair. (Dedi Muhtadi)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved