Indonesia Jadi Pasar Penting Bagi Kuliner Korea Selatan

Konsumen Indonesia melihat berbagai menu kuliner yang ada dalam drama Korea di televisi serta film-film Korea di bioskop

Indonesia Jadi Pasar Penting Bagi Kuliner Korea Selatan
IST
Direktur aT Lee Byung Ho (tengah) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah K-Pop, drama kini perusahaan Korea Selatan menjadikan Indonesia sebagai pasar penting untuk memasarkan produk kulinernya.

Tidak berlebihan saat ini telah muncul warung barbeque khas Korea model All You Can Eat maupun berbagai produk kuliner seperti mi instan asal Korea mudah diperoleh.

Chief Executive Officer (CEO) aT, Lee Byung-ho mengatakan sangat banyak masyarakat Indonesia yang berkunjung atau liburan ke Korea, dan juga sebaliknya.

"Jadi minat masyarakat Indonesia terhadap K-Pop, budaya hingga kuliner Korea semakin meningkat," katanya.

Lee Byung-ho menyebut, masyarakat Indonesia suka mencoba ragam kuliner baru ditawarkan kuliner Korea.

Baca: Survei Fuji TV: Masyarakat Jepang Tidak Mendukung Perbaikan Hubungan Kerja Sama Militer dengan Korea

"Mereka melihat berbagai menu kuliner yang ada dalam drama Korea di televisi serta film-film Korea di bioskop," katanya.

Assistant Chief Reprsentative Korea Agro-Fisheries Trade Corporation (aT) – BUMN Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan Korea, Hyongsoon Choi mengatakan, tidak mudah bagi produk Korea masuk ke Indonesia.

Sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak, syarat label halal menjadi hal yang sangat penting sehingga pihak pemerintah Korea ini mengingatkan sertifikat halal menjadi kunci diterimanya produk di Indonesia.

“Kami sedang mempromosikan sertifikat halal. Memang ada masa tenggang lima tahun, tetapi jauh-jauh hari kami harus sudah menyiapkan dan itu yang juga yang disampaikan kepada para eksportir di sini,” tuturnya.

Baca: Nyanyikan Lagunya Pakai Bahasa Korea, Afgan Tuai Pujian

Namun, ada kendala yang ditemui saat mencoba mendapatkan sertifikat halal di Indonesia. Ada beberapa bahan asal Korea Selatan yang tidak familiar di Indonesia sehingga sulit untuk memperoleh izinnya.

Korea Selatan sendiri kian gencar mempromosikan kuliner khas Negeri Gingseng itu di Indonesia. Salah satunya melalui festival-festival makanan di Indonesia seperti Sial Interfood 2019 yang digelar di Jakarta.

Ada 27 perusahaan yang dibawa oleh aT ke Indonesia. aT sendiri merupakan Badan Usaha Milik Negara Korea di bawah Kementerian Pertanian.

Dalam pameran Sial Interfood 2019, aT membawa berbagai macam kuliner dan produk Korea Selatan mulai dari kimchi, mie instan hingga minuman herbal dan obat tradisional.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved