Blog Tribunners
Ribetnya Pengurusan Pengiriman Hewan Kesayangan ke Amerika Serikat
Jangan anggap remeh jika ingin pindah keluar negeri dan ingin membawa hewan kesayangan
Dua kucing saya itu bukan jenis mahal. Keduanya jenis domestic short hair (DSH) dan saya temukan di jalan saat masih bayi. Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta berargumentasi bahwa mereka peduli dengan kucing saya. Ini sungguh menggelikan karena saya pun sangat peduli dan sayang dengan kucing saya dan dengan alasan itu saya tak meninggalkannya di Indonesia untuk diadopsi pihak lain dan rela bersusah payah membawanya ke ke AS meski harus membayar dengan mahal.
Kalau mereka peduli, ada ratusan kucing di jalanan yang membutuhkan uluran tangan bukan dengan membuat rumit pengiriman hewan kesayangan keluar negeri. Apa jadinya jika dua kucing tersebut terpaksa tak bisa berangkat lalu kemudian harus tinggal di jalanan dan malah hidupnya terlantar. Apakah Dinas Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta dan Kementerian Pertanian akan peduli dan bertanggung jawab?
Jika RS Hewan Ragunan menganggap dua kucing saya dalam bisa kondisi fatal jika melakukan perjalanan selama 32 jam karena vaksin belum cukup sebulan, sebagai pemberitahuan, sekarang dua kucing itu, masing-masing bernama Chantal Daisy dan Heinrich Artorius, sangat sehat dan menikmati cuaca dingin di Key West, Florida, setelah tiba Minggu(9/2/2014) malam waktu setempat atau Senin (10/2/2014) pagi waktu Indonesia.
*Penulis adalah mantan wartawan Tribun Timur, Tribunnews.com, dan saat ini menetap di Key West, Florida, Amerika Serikat
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140213_170432_kucing_makan_ok_01.jpg)