Tribunners / Citizen Journalism

Papua, Cinta Indonesia dan Pendekatan Sepak Bola

Sejauh ini orang-orang Papua yang saya kenal semuanya berlaku santun, sangat respek dan toleran.

Papua, Cinta Indonesia dan Pendekatan Sepak Bola
Ist/Tribunnews.com
Rudi S Kamri. 

Oleh: Rudi S Kamri

TRIBUNNEWS.COM - Sejak dulu entah mengapa cinta saya terhadap Papua begitu dalam.

Alamnya yang indah bak surga jatuh ke bumi dan orang-orangnya yang eksotis membuat saya jatuh cinta tiada tara.

Demikian cintanya saya dengan Papua sehingga perlakuan apa pun yang tidak sepatutnya kepada saudara kita di Papua serasa membuat hati saya bergolak meradang.

Seakan luka itu saya ikut merasakan. 

Sejauh ini orang-orang Papua yang saya kenal semuanya berlaku santun, sangat respek dan toleran.

Jadi manakala Presiden Joko Widodo memperlakukan Papua sebagai “Anak Emas” selama periode kepemimpinannya, saya sama sekali tidak iri atau keberatan.

Karena saya memahami selama pemerintahan Presiden Soeharto, ayahnya Tommy Soeharto, Papua telah diperlakukan dengan tidak sepatutnya. 

Zaman Soeharto adalah episode paling buruk dalam sejarah perjalanan Papua.

Soeharto juga yang membuka pintu lebar-lebar bagi Freeport untuk menjarah dan mengeruk sumber daya alam Papua tanpa berkehendak sedikit pun menyejahterakan masyarakat Papua.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved