Tribunners / Citizen Journalism

Sepuluh Kelemahan Kesebelasan Nasional Indonesia (Bagian 3)

Para pemain kesebelasan Indonesia sebagai atlet “profesional” sangat memalukan. Ketahanan fisik mereka jauh dari standar minimal atlet.

Sepuluh Kelemahan Kesebelasan Nasional Indonesia (Bagian 3)
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pemain Timnas Indonesia Beto Goncalves berduel dengan pemain Timnas Vietnam dalam babak Kualifikasi Pra Piala Dunia Grup G di Stadion Dipta, Gianyar, Selasa (15/10/2019). Timnas Indonesia kalah 1-3 di kandangnya sendiri oleh Timnas Vietnam. Tribun Bali/Rizal Fanany 

Oleh Wina Armada Sukardi

ADA 10 kelemahan kesebelasan Indonesia. Tanpa pembenahan kesepuluh kelemahan ini, tim Indonesia tidak bakal pernah berjaya.

Berikut 10 kelemahan kesebelasan Indonesia.

(3) Ketahanan Fisik Lemah

Kelemahan ketiga kesebelasan Indonesia, jelas-jelas terletak pada ketahanan fisik atau stamina pemain Indonesia teramat sangat rendah.

Para pemain kesebelasan Indonesia sebagai atlet “profesional” sangat memalukan. Ketahanan fisik mereka jauh dari standar minimal atlet.

Sebagai pemain sepak bola para pemain harus mampu bermain 120 menit, dengan perhitungan ada kemungkinan ada perpanjangan waktu setelah 2 X 45 menit, yaitu tambahan 2 X 15 menit, sehingga pemain harus mampu bertandingan total 120 menit setiap satu pertandingan.

Pemain Timnas Indonesia (merah) saat melawan Timnas Vietnam pada laga keempat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam. Timnas Indonesia dipermalukan Timnas Vietnam 1-3. Tribun Bali/Rizal Fanani
Pemain Timnas Indonesia (merah) saat melawan Timnas Vietnam pada laga keempat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam. Timnas Indonesia dipermalukan Timnas Vietnam 1-3. Tribun Bali/Rizal Fanani (Tribun Bali/Rizal Fanani)

Nah, pemain Indonesia, boro-boro bermain 120 menit, memasuki babak kedua saja, stamina pemain Indonesia sudah rontok.

Contohnya melawan Malaysia pada babak penyisihan yang sama, ketahanan fisik Indonesia terlihat hancur lebur.

Untuk mengejar bola saja, kaki mereka sudah sangat berat, apalagi untuk mengejar lawan.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved