Breaking News:

Tribunners / Citizen Journalism

Virus Corona

Di Pusaran Corona Doni Monardo Menjalankan 4 Sehat 5 Sempurna

Dalam 60 hari, setidaknya ada dua berita miring yang –diakui atau tidak—membuat Doni Monardo hari-hari itu agak “pelit senyum”.

IST
Kepala BNPB Doni Monardo 

Begitulah, Doni Monardo selalu bekerja dan bekerja, dan hanya berhenti ketika rebah terlelap di tempat tidur. Jam istirahat Doni selama 60 hari terakhir, antara tiga sampai empat jam sehari. Betapa tidak. Pukul 00.00 tengah malam, terkadang ia masih bekerja. Bahkan, pukul 01.00 ia masih bergumam, “Waduh... masih ada ratusan WA yang belum terbaca nih .”

Memasuki dan selama Ramadhan, kurang dari 4 jam kemudian dia sudah bangun untuk makan sahur. Nanti, selesai sholat shubuh ia lanjutkan memejamkan mata barang satu-dua jam lagi.

Fokus di Kantor

Satu per satu agenda yang sudah tersusun pun ia jalani dengan semangat. Sebagian pekerjaan dilakukan di ruang lantai 10 Graha BNPB.

Nah ada satu hal yang mungkin luput dari perhatian banyak orang. Doni Monardo hampir tidak pernah duduk di kursi dan meja kerjanya. Hampir tidak pernah.

Jadi, jangan pernah membayangkan Doni Monardo seperti seorang eksekutif yang duduk di kursi pimpinan, dengan meja kerja besar penuh dokumen di atasnya.

Termasuk jika harus menandatangai berkas atau dokumen penting. Tak jarang ia lakukan di atas meja di ruang staf. Bahkan, sering terlihat, ia menandatangani berkas di meja ruang tamu, bahkan di punggung ajudannya.

Dalam enam puluh hari kerja sebagai Kepala Gugus Tugas, hampir semua waktu ia habiskan di dalam kantor. Dari kantor pula ia mengendalikan semua pekerjaan. Dari kantor pula ia menerima semua laporan perkembangan yang terjadi di lapangan.

Sebagai perbandingan, selama 60 hari kerja, kurang dari 10 kali Doni meninggalkan Graha BNPB. Dua kali ke Istana Negara.

Sekali ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dua kali ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Sekali ke Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, dan beberapa acara lain.

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved