Tribunners / Citizen Journalism
Napak Tilas Musik Komedi di Tanah Air
Ada musik yang membuat pendengarnya tergoda ingin moshing, ada yang membuat pendengarnya menjadi rileks, namun ada juga yang mengundang gelak tawa.
Sedangkan pada musik arus utama, diramaikan oleh kemunculan Wong Pitoe, yang ngehits berkat single berjudul “Jempol Kaki” dan “Dasarese” di tahun 2005. Di era ini Project Pop juga sedang produktif-produktifnya.
Kemudian di tahun 2007, komedian Tukul Arwana terlibat dalam proyek album bancakan berjudul “Wong Deso”. Sementara di tahun 2009, giliran single “Lupa Lupa Ingat” milik Kuburan band, yang menjadi hits di masyarakat.
Pada awal dekade 2010-an, komedian Sule melepas album “Prikitiew”, disusul dengan Teamlo yang melepas album “Biarin”. Tak ketinggalan grup lawak Opera van Java atau OVJ, dengan single-nya yang berjudul “Canat Cenut”.
Grup lawak Cagur, terutama Deny, pernah pula melepas single bercorak dangdut humor.
Bahkan mereka sempat merilis single berjudul “Sukirman”. Walau hanya berupa single, namun setidaknya dua grup lawak ini telah meneruskan tradisi, yang sedikit abai dilakukan oleh grup-grup lawak di era 90-an.
Di sisi lain, kelompok-kelompok baru pengusung musik komedi dari jalur sidestream pun, terus bermunculan.
Dari sini kita bisa melihat bahwa, musik komedi apapun konsepnya, selalu mendapat tempat di hati para penikmat musik di Tanah air.
Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, dimana masyarakat butuh musik yang tak hanya asik buat berdendang, namun juga bisa bikin gerr.
Penulis adalah jurnalis televisi dan music enthusiast.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/musik-komedi11.jpg)