Tribunners / Citizen Journalism
Siapa Membom Rumah Sakit Al Ahli di Jalur Gaza?
Rumah Sakit Al Ahli yang dijalankan kelompok Kristen Anglikan di Jalur Gaza dibom. Sekurangnya 600 orang tewas seketika di lokasi tersebut.
Gaza dibombardir nyaris tanpa jeda, menimbulkan kerusakan kolateral yang amat sangat menyedihkan.
Bencana hebat kemanusiaan menimpa rakyat Palestina. Sudah 3.000 nyawa melayang di pihak Palestina.
Jutaan lainnya terusir dari rumah-rumahnya dan kamp pengungsian, dan tidak tahu lagi ke mana mereka menemukan tempat aman untuk melanjutkan kehidupan.
Badan PBB yang menangani pengungsi di Jalur Gaza menyatakan, bencana kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina sudah mencapai level katastrofik.
Pengeboman rumah sakit bagaimanapun tidak bisa ditolerir. Ini pelanggaran nyata hukum perang. Berkali-kali Israel melakukannya sebelum ini.
Tapi tidak pernah sekalipun tersentuh hukum. Pembunuhan jurnalis Al Jazeera Abu Akleh oleh PBB sudah dinyatakan sebagai kejahatan perang oleh tentara Israel.
Tapi impuniti melekat di pihak Israel, yang mendapat dukungan luar biasa dari AS, Uni Eropa, dan negara-negara sekutu AS lainnya.
Perdamaian Israel-Palestina hanya mungkin dibawa lagi ke meja perundingan, jika Washington tidak membabibuta membela Israel.
Sejak lama AS sepakat solusi dua negara. Tapi upaya menuju ke sana dijalankan setengah hati. Begitu kuatnya lobi Yahudi di AS, membuat upaya itu tidak pernah mendekati tujuan.
Karena itu, jika berharap ada perubahan di Israel dan Palestina, maka satu-satunya kemungkinan adalah ada perubahan sikap Washington.
Tapi mengharap perubahan sikap AS dalam konteks hubungan dengan Israel, sampai detik ini masih mustahil.(Setya Krisna Sumarga/Editor Senior Tribun Network)
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/potret-ketabahan-warga-gaza-di-antara-gempuran-israel_20231017_202552.jpg)