Minggu, 10 Mei 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Pilihan Cepat Atasi Krisis Utang Kereta Cepat

Dalam dunia bisnis tidak ada yang bisa menghindari kemungkinan mengalami kesulitan finansial.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
UTANG KERETA CEPAT - Mursalim Nohong, Pengamat Ekonomi Bisnis dan Guru Besar FEB Universitas Hasanuddin, bicara soal utang kereta cepat Jakarta-Bandung yang kini jadi sorotan publik. 

Setiap kilometer laju Whoosh hari ini, justru makin menambah kilometer beban keuangan. Pinjaman KCIC kepada CDB bernilai sekitar 7,2 miliar dollar AS, dengan tenor panjang, tapi bunga tetap tinggi. 

Meski masih dalam masa grace period pembayaran pokok, bunga berjalan per tahun Rp 2 T dan terus menumpuk.

PEMBATALAN TIKET WHOOSH - Pembatalan atau Refund tiket Kereta Cepat Whoosh kini dapat dilakukan dengan cara online maupun offline. Berikut mekanisme pembatalannya.
Kereta Cepat Whoosh Jakarta -Bandung.  (Dok. KCIC)

Jika arus kas tidak membaik, pemerintah akan dihadapkan pada tiga pilihan suli yang disebutkan sebelumnya.

Ketiganya berisiko menciptakan moral hazard, dimana proyek korporasi berubah menjadi beban fiskal permanen. 

Restrukturisasi utang bukanlah proses yang sederhana. Ini melibatkan negosiasi antara perusahaan dan kreditur dalam hal ini CDB untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. 

Proses restrukturisasi biasanya mencakup beberapa langkah seperti  peninjauan kondisi keuangan perusahaan. 

Langkah ini mencakup analisis yang mendalam terhadap arus kas perusahaan, struktur biaya, aset yang dimiliki, serta kewajiban utang yang harus dibayar. 

Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi masalah utama yang menyebabkan kesulitan keuangan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperbaiki situasi tersebut.

Setelah melakukan peninjauan keuangan, perusahaan akan memulai negosiasi dengan kreditur. 

Tujuan dari negosiasi ini adalah untuk mencari solusi yang memungkinkan perusahaan untuk membayar utang dengan cara yang lebih fleksibel.

Beberapa bentuk restrukturisasi yang umum dilakukan seperti perubahan syarat pembayaran. 

Salah satu cara yang paling umum dilakukan adalah dengan memperpanjang jangka waktu pembayaran utang atau menurunkan tingkat bunga.

Dengan ini, perusahaan akan memiliki lebih banyak waktu untuk melunasi hutangnya tanpa harus menghadapi tekanan keuangan yang besar. 

Pengalihan utang menjadi ekuitas (debt to equity swap) dimana beberapa kreditur mungkin setuju untuk mengalihkan sebagian dari utang yang dimiliki menjadi saham atau ekuitas perusahaan.

Ini akan mengurangi jumlah utang yang harus dibayar perusahaan dan memberikan kreditur bagian kepemilikan dalam perusahaan. 

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved