Senin, 13 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Permasalahan Gangguan Penglihatan Kelainan Refraksi Serta Peran Optometris Mengatasinya

Gangguan penglihatan dialami jutaan orang, 49?rupa kelainan refraksi yang bisa dikoreksi dengan kacamata.

|
Editor: Glery Lazuardi
Dok Pribadi
Profile Tribunners: Dr Paulus Januar, drg, MS, CMC - Penulis adalah Staf Pengajar ARO KIP (Akademi Refraksi Optisi Kartika Indra Persada) Jakarta 

Data RISKESDAS (Riset Kesehatan Dasar) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan pada 2013 menunjukkan pemakaian kacamata/lensa kontak terdapat pada 4,6% penduduk Indonesia.

Sebagai kesinambungan RISKESDAS kemudian pada 2023 Kementerian Kesehatan menyelenggarakan SKI (Survei Kesehatan Indonesia). Hasil SKI 2023 menunjukkan peningkatan yang signifikan, yakni penggunaan alat bantu penglihatan (kacamata/lensa kontak/lensa tanam) meningkat menjadi 11,7?n yang tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 32,6%. 

Memang masih banyak tantangan permasalahan yang dihadapi dalam mengatasi peningkatan gangguan penglihatan kelainan refraksi.

Namun dalan hal ini, mengatasi kelainan refraksi bukan sekadar solusi teknis kesehatan, melainkan juga investasi besar dalam menyongsong masa depan. Dengan demikian patut diberikan apresiasi pada tenaga kesehatan mata yang selama ini mendedikasikan diri. 

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved