Tribunners / Citizen Journalism
Menyusuri Jejak Sang “Universitas Berjalan” di Thaif
Thaif dikenal sebagai kota sejuk di pegunungan, tempat kebun-kebun anggur tumbuh subur di tengah jazirah yang keras.
Ia juga sejarah tentang tradisi ilmu.
Tentang murid yang menghormati guru.
Tentang kesabaran mencari ilmu.
Dan tentang bagaimana ilmu yang besar hampir selalu lahir dari kerendahan hati yang besar pula.
Perjalanan ke Thaif bersama AMPHURI akhirnya bukan hanya perjalanan wisata religi bagi saya.
Ia berubah menjadi perjalanan intelektual.
Dan di kota sejuk itu, melalui jejak Abdullah bin Abbas, saya seperti diingatkan kembali:
bahwa seorang murid sejati, bila tekun dan rendah hati, pada waktunya bisa menjelma menjadi “universitas” bagi zamannya.
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tak-Ikut-KBIHU-Jemaah-Haji-Tetap-Dapat-Layanan-Maksimal.jpg)