Jelang 4 Mei, Xi Jinping Dorong Semangat Patriotisme Dikalangan Pemuda Tiongkok

Xi Jinping meminta para pemuda negaranya untuk terus menggaungkan semangat patriotik dan berupaya keras dalam prospek cerah peremajaan nasional.

Jelang 4 Mei, Xi Jinping Dorong Semangat Patriotisme Dikalangan Pemuda Tiongkok
Ist
Ilustrasi: Presiden Tiongkok Xi Jinping membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kedua Belt and Road Forum (BRF) untuk Kerjasama Internasional di China National Convention Center (CNCC), Beijing, Tiongkok, Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Presiden Tiongkok Xi Jinping meminta para pemuda negaranya untuk terus menggaungkan semangat patriotik dan berupaya keras dalam prospek cerah peremajaan nasional.

Didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Komunis Partai Komunis Tiongkok (CPC) serta Ketua Komisi Militer Pusat, ia menyampaikan pernyataan dalam pertemuan yang digelar di Istananya, The Great Hall of The People, Beijing, Selasa (30/4/2019).

Baca: Baru Lepas Kartu Kuning dari Uni Eropa, Harusnya Vietnam Jera Lakukan Ilegal Fishing

Acara tersebut guna menandai ulang tahun ke-100 May Fourth Movement atau Gerakan 4 Mei.

Perlu diketahui, gerakan ini dimulai dengan protes mahasiswa pada 4 Mei 1919 silam, terkait tanggapan pemerintah terhadap Perjanjian Versailles yang memberlakukan perjanjian tidak adil untuk Tiongkok serta merusak kedaulatan negara setelah Perang Dunia I.

Kemudian protes tersebut memicu kampanye nasional yang bertujuan menggulingkan pemerintahan saat itu.

Masyarakat pun mengkampanyekan ide-ide baru, termasuk sains, demokrasi, dan Marxisme.

Baca: Insiden KRI dan Kapal Vietnam, Pengamat: Siapa yang Menembak Pertama Dianggap Agresi

Dikutip dari laman Xinhua, Rabu (1/5/2019), dalam pertemuan yang digelar Xi pada 30 April 2019 waktu setempat, hadir para pemimpin Tiongkok seperti Wang Huning, Li Keqiang, Li Zhanshu, Wang Yang, Zhao Leji, Han Zhang, serta Wakil Presiden Tiongkok Wang Qishan.

Xi mengatakan bahwa Gerakan 4 Mei merupakan kampanye patriotik dan revolusioner yang hebat serta dipelopori oleh para intelektual muda yang memiliki pemikiran maju.

Para intelektual itu juga tidak segan bergabung dengan masyarakat dari berbagai golongan untuk secara tegas memerangi imperialisme dan feodalisme.

Melalui kekuatan yang luar biasa, Gerakan 4 Mei dianggap mampu menginspirasi ambisi dan kepercayaan rakyat serta bangsa Tiongkok dalam mewujudkan peremajaan nasional.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved