Tribunners / Citizen Journalism

Pemilu 2019

Mik yang Bocor Menyebarkan Berita Kotor: Buntut Hoax 7 Kontainer Kotak Suara yang Sudah Dicoblos

Buntut Hoax 7 Kontainer Kotak Suara yang Sudah Dicoblos: Mik yang Bocor Menyebarkan Berita Kotor

Mik yang Bocor Menyebarkan Berita Kotor: Buntut Hoax 7 Kontainer Kotak Suara yang Sudah Dicoblos
Tribunnews/JEPRIMA
Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik (kiri) dan Pramono Ubaid Tanthowi (kanan) menunjukan kotak suara bermaterial kardus dan transparan di Kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2018). Pengadaan kotak suara bermaterial kardus itu mampu menghemat setengah anggaran dari pembelian kotak suara transparan bermaterial plastik yang akan digunakan dalam Pemilu serentak pada tahun 2019. (Tribunnews/Jeprima) 

Oleh: Xavier Quentin Pranata

TRIBUNNEWS.COM - Polda Metro Jaya menangkap MIK (38) satu tersangka penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Pelaku MIK diketahui berprofesi sebagai guru SMP. MIK ditangkap di rumahnya, di kawasan Metro Cendana, Cilegon, Banten, Minggu (6/1/2019), sekira pukul 22.30.

Guru seharusnya menjadi orang yang ‘digugu lan ditiru’ bukan hanya oleh murid, tetapi juga masyarakat sekitar. Namun apa yang dilakukan oleh Mik justru ‘wagu lan saru’.

Bukan kebetulan jika namanya Mik yang mengingatkan saya pada mik yang merupakan singkatan dari mikrofon.

Sahabat saya, Hanny Layantara, sangat peduli terhadap ‘keselamatan’ mik. “Bukan hanya mahal, mik yang jatuh menimbulkan kerusakan di dalamnya,” ujarnya memberi alasan.

Jika mik rusak, maka suara yang dihasilkan pun akan terdistorsi. Anak sulung saya, lulusan school of audio engineering di Melbourne, sangat tahu hal ini.

Itulah sebabnya dia memperlakukan mik dengan hati-hati. Persis seperti seorang itu yang merawat anaknya.

Ketua KPU Arief Budiman (tengah) memberi keterangan kepada wartawan sebelum melapor ke Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta, Kamis (3/1/2019). KPU melaporkan hoaks tentang surat suara Pemilu 2019 sebanyak tujuh kontainer yang telah tercoblos dan berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta ke Bareskrim Polri.
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) memberi keterangan kepada wartawan sebelum melapor ke Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta, Kamis (3/1/2019). KPU melaporkan hoaks tentang surat suara Pemilu 2019 sebanyak tujuh kontainer yang telah tercoblos dan berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta ke Bareskrim Polri. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Mengapa Miknya Mik Bisa Bocor?

Sebuah video clip singkat memberikan peringatan bagi setiap ortu. Seorang ayah meminta anak gadis kecilnya untuk membuatkan teh manis. Setelah disajikan, sang ayah meminumnya tanpa mengucapkan terima kasih.

“Ayah, kok tidak mengucapkan terima kasih?”
“Nggak perlu begitu-begituan. Udah pergi sana.”

Halaman
123
Editor: Yudie Thirzano
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved