Sabtu, 11 April 2026

Riyadh Group Gandeng PT PP Bangun Apartemen di Medan

Riyadh Group Indonesia melalui anak usahanya PT Lima Putra Realti menunjuk PT PP untuk bangunan proyek Setiabudi Condominium di MEdan

Editor: Sanusi
dok PT Lima Putra Realti
Dari kiri-kanan : Presiden Komisaris Riyadh Group Indonesia Soelaeman Soemawinata, Presiden Direktur PT Lima Putra Realti Bally Sahputra, Kepala Cabang I PT PP (Persero) Tbk Didik Mardianto, dan Presiden Komisaris PT Lima Putra Realti saat penandatanganan kontrak pembangunan Setiabudi Condominium Medan di Jakarta, Senin (16/5). 

Lokasinya yang berdekatan dengan Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), menurut Bally, turut menambah daya tarik proyek Setiabudi Condominium.

Selain membidik pasar lokal, pihak pengembang juga membidik pembeli dari daerah-daerah sekitar seperti Aceh dan Riau.

Warga di kedua daerah itu banyak yang menyekolahkan anaknya di Medan, di samping ada juga yang membeli untuk investasi.
Bahkan, kata Bally, banyak orang mampu di kedua daerah tersebut yang merasa belum komplit kalau belum memiliki properti di Medan.

Dukungan Infrastruktur

Presiden Komisaris Riyadh Group Indonesian, Soelaeman Soemawinata menambahkan pasar properti di Kota Medan sangat menjanjikan, bukan saja karena perannya sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, namun juga potensi pertumbuhan ekonomi daerah itu yang sangat luar biasa.

Kota ini juga didukung infrastruktur yang komplit dari mulai bandar udara bertaraf internasional hingga pelabuhan kelas dunia yakni Kuala Tanjung.

“Saat krisis ekonomi tahun 1998 lalu pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara ini justru positif. Ditambah jumlah penduduk yang terus bertambah, kelompok produktif yang meningkat, serta sistem sosial kalangan muda yang tidak lagi landed house minded membuat peluang untuk pasar apartemen terbuka lebar,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kehormatan Realestat Indonesia (REI) Sumut, Rusmin Lawin menyebutkan selama ini pasokan hunian vertikal di Medan lebih banyak didominasi apartemen kelas menengah atas, sehingga kehadiran Setiabudi Condominium yang menyasar segmen menengah cukup tepat.

“Kawasan Setiabudi memiliki captive market besar karena di sekitarnya saja ada 50 ribu jiwa penduduk, ditambah 50 ribu mahasiswa yang kuliah di USU dan beberapa kampus lain di sekitarnya," kata Rusmin yang juga Ketua Apindo Kota Medan itu.

Dia menyambut baik masuknya sejumlah pengembang besar nasional termasuk Riyadh Group Indonesia ke Kota Medan karena selain memacu pertumbuhan ekonomi Sumut, juga membuka banyak lapangan kerja dan mengisi kebutuhan ruang kota.

Selain di Medan, Riyadh Group Indonesia merupakan pengembang sejumlah proyek di Jakarta seperti Pancoran Riverside, LA City dan lain-lain.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved