Teknologi Pakan Ternak Berbasis Limbah Sawit, Diyakini Mampu Tekan Impor Daging Sapi

Pilot project sistem integrasi sapi - sawit ini menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, dan diresmikan di Desa Beringin

Teknologi Pakan Ternak Berbasis Limbah Sawit, Diyakini Mampu Tekan Impor Daging Sapi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus mencari upaya alternatif untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging sapi yang masih tinggi pada tiap daerah, penggunaan teknologi pun kini mulai diterapkan untuk bisa menekan impor.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya sempat mencanangkan agar Indonesia mampu melakukan swasembada daging sapi.

Namun, kebutuhan pasar terhadap produk peternakan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

Tingginya kebutuhan terkait daging sapi ini membuat pemerintah 'seolah terbelenggu' dan terus melakukan impor.

Warga membeli daging sapi di Pasar Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Minggu (5/5/2019). Sehari menjelang Ramadan 1440 H/2019 penjualan daging sapi di pasar ini melonjak hingga dua kali lipat dari hari biasanya, meski harganya melonjak dari Rp 120.000 - Rp 125.000 per kg menjadi Rp 130.000 Rp 140.000 per kg. kenaikan harga tersebut akibat dari stok barang berkurang karena permintaan yang terus meningkat. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Seperti impor daging sapi dari Brasil sebanyak 10 ribu ton yang siap masuk Indonesia pada pekan pertama Oktober ini.

Upaya meningkatkan produktivitas peternakan khususnya produk sapi potong itu, satu diantaranya bisa diwujudkan melalui penerapan konsep 'integrasi sapi - sawit'.

Integrasi sapi-sawit ini dilakukan melalui pilot project dari teknologi dan penelitian yang tengah diaplikasikan di provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan.

Konsep ini diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian bagi peternak sapi skala rakyat.

Hal itu karena pemenuhan kebutuhan terhadap sapi potong ini masih belum mencapai target.

Pemerintah melalui institusi risetnya, yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pun mencoba menerapkan teknologi untuk mengupayakan peningkatan produksi sapi yang diternak di lahan sawit.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved