Breaking News:

Virus Corona

Kadin Minta Dunia Usaha Siapkan Protokol New Normal

Aktivitas usaha tetap berjalan tetapi tidak bisa mengabaikan aturan kesehatan wabah Covid-19.

IST
Suasana pusat perbelanjaan Mall Summarecon Bekasi menjelang pemberlakuan new normal oleh Pemerintah di masa pandemi Covid-19, Selasa, 26 Mei 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani meminta seluruh sektor usaha menyiapkan protokol new normal guna menjaga roda perekonomian.

"Sudah waktunya hidup bersama Covid-19. Karena sampai vaksin ditemukan juga tidak bisa kita kemudian mengontrol ini," kata Shinta saat diskusi virtual di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Shinta menyatakan sektor usaha kecantikan seperti salon pun sudah semestinya menyediakan protokol kesehatan.

Menurutnya, aktivitas usaha tetap berjalan tetapi tidak bisa mengabaikan aturan kesehatan wabah Covid-19.

"Salon sudah ada prosedur sampai detail pemakaiannya. Itu semua peralatan APDnya juga disiapkan oleh salon. Kami mau mereka tahu bisa menjalankan protokol kesehatan ini," tuturnya.

Baca: Haris Azhar Kritik Pernyataan Menteri Airlangga: Masyarakat Jadi Ajang Uji Coba Kebijakan . . .

Kadin yang membawahi lebih kurang 200 asosiasi usaha mendorong sosialisasi mengenai new normal terus digalakkan supaya persiapannya bisa berjalan efektif.

Baca: Seperti Main Tebak-tebakan, Kebijakan Jokowi Soal Corona Dinilai Tidak Jelas

Shinta menegaskan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol Covid-19 terhadap usaha besar, menengah maupun kecil agar disamaratakan. 

Baca: Mitsubishi Fuso Genjot Aktivitas Digital di Pasar yang Sedang Lesu

"Sosialisasi ini sangat penting, mungkin usaha besar bisa mudah, tetapi yang menengah dan kecil ini tidak mudah mengaplikasikannya," tegasnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved