Breaking News:

Sepanjang 2020, Waskita Catat Nilai Kontrak Baru Rp 27 Triliun

Tingkat kemenangan tender naik menjadi 35,2 persen, membuktikan bahwa Waskita memiliki daya saing yang baik di industri konstruksi

IST
Pemantauan kepatuhan Covid Safe di semua perimeter proyek konstruksi Waskita Karya dilakukan dengan aplikasi Cosmic. 

Kinerja

Meski mencatatkan kontrak baru yang memuaskan, Waskita Karya menutup tahun 2020 dengan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 16,2 triliun.

Pandemi Covid-19 yang berlanjut sampai saat ini secara signifikan telah mempengaruhi kinerja Waskita.

Turunnya pendapatan usaha juga menyebabkan Waskita mencatatkan kerugian bersih yang cukup signifikan.

Baca juga: Waskita Beton Precast Kolaborasi dengan Perusahaan Jepang Garap Proyek Konstruksi

Hal tersebut diakibatkan adanya perlambatan aktifitas operasional proyek selama pandemi, beban overhead dari proyek dan pabrik yang terus berjalan, serta tertundanya divestasi asset jalan tol ke tahun 2021 yang mengakibatkan beban bunga investasi jalan tol masih sangat tinggi.

Faktor lain seperti Penundaan pembayaran beberapa proyek besar dan penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 – 73 secara penuh juga menjadi faktor penurunan kinerja keuangan Waskita.

Meskipun terdapat pelemahan margin keuntungan dari segmen konstruksi akibat faktor pandemi Covid-19, segmen bisnis utama Waskita itu tetap konsisten memberikan kontribusi laba bagi perusahaan.

Waskita juga dapat mempertahankan arus kas positif dari aktifitas operasi sebesar Rp 411 miliar. Hal ini didorong oleh penerimaan pembayaran dari proyek yang dikerjakan dengan skema progress payment serta pembayaran proyek turnkey seperti proyek tol Jakarta – Cikampek Elevated II senilai Rp 6 Triliun pada awal tahun 2020.

Destiawan mengatakan bahwa manajemen Waskita akan fokus pada pemulihan kinerja pasca pandemi.
“Waskita sebagai badan usaha terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan,” jelas Destiawan.

“Sehingga di tahun ini kami akan fokus pada upaya-upaya dan strategi untuk memastikan turnaround kinerja operasional dan kinerja keuangan perusahaan,” lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Sanusi
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved