Breaking News:

Pelibatan Pengusaha UMKM Bisa Berdampak Positif ke Perekonomian Nasional

da 64 juta UMKM di Indonesia yang memberi 60 persen PDB Nasional. pelibatan pengusaha UMKM dalam hal ini akan memberikan dampak positif

HandOut/Istimewa
Rakernas HIPKA II, di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). 

Pembatasan dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus corona yang belum ada obatnya.

Pembatasan ruang gerak masyarakat sangat mempengaruhi aktifitas perekonomian.

Pengaruhnya paling dirasakan oleh sektor UMKM.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Momentum Menguatkan UMKM Desa Melalui Digitalisasi dan Ekonomi Inklusif

"Akibat pandemi (corona), penurunan permintaan menjadi awal dari goncangan ekonomi UMKM," ujar Tubagus sapaan akrab Ketum BPP HIPKA ini.

Untuk mengetahui kondisi dan solusi UMKM di masa sulit ini, isu UMKM menjadi topik kajian Rakernas HIPKA II ini.

"Walaupun UMKM, paling terkena dampak (corona). Namun sektor UMKM pula yang diharapkan cepat bangkit, untuk menopang ekonomi. Terutama ekonomi menengah ke bawah," tutur Tubagus lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia OC Rakernas II HIPKA, Andi Faizal Jollong, mengharapkan konsolidasi organisasi selesai sebelum Musyawarah Nasional (Munas) HIPKA.

Ia mengharapkan, seluruh BPW HIPKA sudah terbentuk di seluruh Indonesia sebelum Munas HIPKA.

Munas HIPKA, yang sedianya digelar 2021, melalui forum rakernas diundur jadi pertengahan tahun 2022.

"Karena corona, dan dalam rangka konsolidasi organisasi juga," ungkap Ical panggilan akrab Ketua OC Rakernas HIPKA ini.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved