Menko Perekonomian Sebut Pembangunan Smelter Freeport Gresik Jadi Sejarah Indonesia
Menurut Airlangga, smelter Freeport Indonesia di Gresik akan menjadi yang terbesar di dunia, karena akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat
Jokowi menjelaskan alasan mengapa ia ingin ada pabrik smelter di Indonesia, yakni agar ada nilai tambah dalam setiap komoditas tambang atau Minerba sebelum di ekspor ke luar negeri.
"Inilah kenapa smelter PT Freeport ini dibangun di dalam negeri yaitu di Gresik Provinsi Jawa Timur," katanya.
Baca juga: Tiba di Gresik, Hari Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Smelter Milik Freeport
Menurut Presiden, Indonesia memiliki cadangan tembaga yang sangat besar. Bahkan cadangan tembaga di Indonesia, masuk dalam 7 besar di dunia.
"Ini yang banyak Kita ndak tahu," katanya. Potensi kekayaan alam tersebut kata Presiden harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk kepentingan rakyat.
Salah satunya dengan membangun pabrik smelter agar komoditas tambang dan lainnya memiliki nilai tambah yang tinggi bagi ekonomi Indonesia.
"Jangan sampai kita memiliki tambang, kita memiliki konsentrat, smelternya, hilirisasinya ada di negara lain seperti tadi disampaikan Pak Menteri, ada di Spanyol, ada di Jepang. Nilai tambahnya berarti yang menikmati mereka," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ground-breaking-kek-gresik-pemanfaatan-nilai-tambah-tembaga-bagi-kemakmuran-rakyat.jpg)