Senin, 1 September 2025

Tiga Perusahaan Jalin Kerjasama Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kemitraan ini akan fokus pada pengembangan jaringan kendaraan listrik, termasuk fasilitas penukaran baterai, serta komponen dan infrastruktur.

dok.
TKDN bersama Sinoron dan IBC menjalin kerjasama untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) berbasis swap battery di Indonesia. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TKDN), China Hualong International Construction Corporation (Sinoron), PT Industri Baterai Indonesia (IBC), menjalin kemitraan untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) berbasis swap battery di Indonesia.

Kemitraan ini akan fokus pada pengembangan jaringan kendaraan listrik, termasuk fasilitas penukaran baterai, serta komponen dan infrastruktur pendukung lainnya.

Direktur Utama PT TKDN Tbk, David Santoso, menyarankan, dengan menggabungkan keahlian dan pengalaman masing-masing, maka hal ini dapat menghadirkan solusi mobilitas first-mile to last-mile yang lebih sustainable, ramah lingkungan dan efisien bagi masyarakat Indonesia.

Sebagai bentuk sinergi, TKDN akan mendapatkan Hak Preferensial sebagai distributor utama untuk mengembangkan jaringan, serta armada kendaraan listrik berbasis swap battery yang efisien dan cepat.

"Tidak kurang dari 5.000 unit EV dalam tiga tahun pertama dan tidak kurang dari 10.000 unit dalam lima tahun setelah peluncuran unit EV pertama, serta sistem pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk mengakselerasi adopsi kendaraan listrik dengan teknologi baterai swap di Indonesia," ujar David dikutip Selasa (21/1/2025).

Baca juga: Setahun di Indonesia, BYD Kuasai 36 Persen Pasar Mobil Listrik

Direktur Hubungan Kelembagaan PT Industri  Baterai  Indonesia, Reynaldi Istanto, menambahkan,  kemitraan ini menjadi bagian dari  kontribusi IBC dalam mendukung pengembangan pasar kendaraan listrik (BEV) dan battery energy storage (BESS) di Indonesia.

Dengan kerjasama ini, IBC dan PT TKDN optimis dapat berperan aktif dalam mencapai target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun  2060, dengan mempercepat adopsi  kendaraan  listrik di Indonesia.  

Baca juga: Suzuki Akan Kenalkan Compact SUV Terbaru di Semester I 2025

PT TKDN akan berperan aktif dalam mengembangkan jaringan armada kendaraan listrik untuk transportasi umum di Indonesia.

Sementara itu, IBC akan menyediakan pasokan baterai berkualitas tinggi serta mendukung pengembangan infrastruktur baterai termasuk fasilitas pertukaran baterai (battery-swapping facilities) di berbagai lokasi strategis di Indonesia.

Sedangkan Sinoron berkomitmen akan melakukan investasi yang signifikan untuk mengembangkan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia dengan menghadirkan keahlian global dan teknologi canggih yang dimilikinya.

Baca juga: Polytron Incar Pertumbuhan Bisnis Double Digit di 2025, Kendaraan Listrik Jadi Tumpuan

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan