Menteri Karding Dorong Pelaku UMKM Tembus Pasar Ekspor
P2MI mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menembus tembus pasar ekspor.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pelindungan dan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menembus tembus pasar ekspor.
Apalagi, kata Karding, saat ini posisi UMKM menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kita apresiasi gerakan ekonomi rakyat yang dilakukan oleh UMKM Garuda Mas Anugerah (GMA), karena mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga," katanya saat membuka Ulang Tahun ke 3 GMA di Hotel Novotel, Jakarta, Sabtu, (17/5/2015).
Baca juga: Gerakan Ekonomi Inklusif: UMKM Disabilitas Dapat Akses e-Katalog LKPP
"Saya cukup terkejut bahwa anggotanya sudah mencapai 60.000 orang seluruh Indonesia, tentu ini sebuah prestasi dari kerja keras yang tinggi. Artinya, kalau satu keluarga ada 4 orang, itu sudah menghidupi seekitar 240.000 orang," sambungnya.
Karding pun mendorong agar produk herbal GMA ini bisa menembus pasar ekspor dan bisa dipasarkan untuk para pekerja migran.
"Ada sekitar 10 juta pekerja migran Indonesia (PMI) di seluruh dunia, nah ini tentu menjadi pasar yang menggiurkan untuk GMA masuk ke sini," terangnya.
Ia meminta agar ada kerja sama yang lebih konkret dengan PMI dengan GMA. Karena hal ini bisa menambah penghasilan bagi PMI di sana.
"Ya, tolong dipikirkan bagaimana kerjasama teknisnya, agar UMKM dari produk GMA ini bisa masuk dan bisnis bisa berkembang di luar negeri," paparnya.
Baca juga: Gerakan Ekonomi Inklusif: UMKM Disabilitas Dapat Akses e-Katalog LKPP
Lebih lanjut Ia menyebut, UMKM ini telah membantu progam pemerintah dalam mengatasi pengangguran, dimana saat ini banyak perusahaan bangkrut dan PHK dimana-mana.
"Sementara GMA malah menyerap tenaga kerja yang cukup besar, sehingga kita perlu mendukung kebangkitan ekonomi rakyat," tuturnya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TEMBUS-PASAR-EKSPOR-Menteri-Pelindungan-dan-Pekerja-Migran-Indonesia.jpg)