Senin, 18 Mei 2026

Konflik Iran Vs Israel

Besok, Lemhanas Kumpulkan Pakar Bahas Ketahanan Energi dan Konflik Israel-Iran

Forum akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategi bagi pemerintah Indonesia dalam rangka bagaimana memperkuat ketahanan energi.

Tayang:
Dennis/Tribunnews
KETAHANAN ENERGI -- Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily di kawasan Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025). Lemhanas akan mengadakan forum membahas soal ketahanan energi. 

TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) akan mengumpulkan para ahli untuk membahas dampak konflik di timur tengah, terutama antara Israel-Iran.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan para pakar akan dikumpulkan lewat Jakarta Geopolitik Forum IX/2025 pada Selasa (24/6/2025). 

Nantinya, ucap Ace, akan ada sekitar 1.000 peserta dari beberapa unsur.

Baca juga: Rusia Nyatakan Siap Bantu Iran, Putin dan Trump Ternyata Sudah Berulang Kali Bahas soal Teheran

Dalam forum ini, hasilnya akan menjadi rumusan atau rekomendasi kebijakan pemerintah terutama terkait ketahanan energi.

Saat melihat forum ini, sangat relevan dengan panasnya geopolitik di beberapa wilayah, termasuk timur tengah.

“Saya kira kegiatan ini sangat relevan sekali di tengah situasi geopolitik ekonomi global yang sedang mengalami fragmentasi dan isu ketahanan energi merupakan isu yang sangat perlu untuk dicarikan jalan keluarnya di tengah situasi seperti sekarang ini,” ujar Ace di kawasan Jakarta Pusat, Senin (23/6/2025).

Ace memastikan, dari forum ini akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategi bagi pemerintah Indonesia dalam rangka bagaimana memperkuat ketahanan energi.

Selain itu, menurut Ace, forum ini juga mengundang duta besar dari negara-negara sahabat. Sejauh ini, sudah ada sekira 12 duta besar dari beberapa negara yang dikonfirmasi telah hadir.

Termasuk, perwakilan asosiasi, perusahaan, organisasi non-pemerintah, serta rektor universitas di Indonesia, untuk sama-sama merumuskan terkait ketahanan energi.

“Dan prlu ditegaskan ini forum akademik tentu yang kami bahas sesuai dengan akademik sebagai lembaga 'think tank', Lemhanas tentu membuka masukan-masukan intelektual latihan dari berbagai para pemikir-pemikir dan pengajar untuk berbicara soal ketahanan energi di Indonesia,” kata Ace.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved