Demo di Jakarta
Asosiasi Waralaba Serukan Stabilitas Sosial Pasca Rusuh Jakarta
WALI mendorong pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah konkret memulihkan ketertiban umum dan menjamin keamanan masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi nasional yang penuh gejolak di sejumlah wilayah Indonesia saat ini.
Ketua Umum WALI Levita Supit mengatakan, peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga korban jiwa yang menjadi duka bersama.
"Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi nasional terkait peristiwa yang berlangsung di beberapa wilayah Indonesia baru-baru ini. Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga korban jiwa yang menjadi duka kita semua," ujar Levita, Minggu (31/8/2025).
Dalam menyikapi kondisi ini, WALI mendorong pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah konkret memulihkan ketertiban umum dan menjamin keamanan masyarakat.
Menurut Levita, kepastian hukum dan stabilitas politik merupakan syarat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"WALI mendorong pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk segera mengambil langkah-langkah nyata dalam rangka memulihkan ketertiban umum dan menjamin keamanan masyarakat. Kepastian hukum, stabilitas politik, dan ketenangan sosial adalah fondasi yang penting untuk mendukung keberlangsungan dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.
Sebagai organisasi resmi yang menaungi pelaku usaha waralaba dan lisensi, WALI menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan kondusif.
Levita menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia mampu bangkit melalui sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
"Perhimpunan WALI senantiasa berkomitmen untuk mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat, kondusif, dan berdaya saing. Kami percaya bahwa melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, Indonesia akan mampu melalui masa sulit ini dan bangkit menuju kondisi yang lebih stabil, aman dan sejahtera," ucap Ketum WALI.
Baca juga: Sah, Pemerintah Resmi Dirikan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK
Selain itu, Levita juga mengimbau para pelaku usaha untuk tetap menjaga kondusivitas di tengah situasi yang penuh tantangan.
Menurutnya, stabilitas sosial merupakan prasyarat bagi keberlangsungan usaha dan kesejahteraan masyarakat luas.
Baca juga: Marak Demo, Peritel Minta Pemerintah Jamin Keamanan di Pusat Perbelanjaan
"Sebagai wadah resmi bagi pelaku usaha waralaba dan lisensi, WALI menghimbau seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pelaku usaha di sektor ini, untuk tetap tenang, menahan diri, serta menjaga kondusivitas di tengah situasi yang penuh tantangan."
"Stabilitas sosial dan keamanan merupakan syarat mutlak bagi kelangsungan kegiatan usaha, keberlangsungan lapangan kerja, serta kesejahteraan masyarakat secara luas," ungkap Levita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kondisi-Rumah-Anggota-DPR-Uya-Kuya_20250831_142347.jpg)