Kamis, 16 April 2026

Komisi IV DPR Dorong Akselerasi Program Kampung Nelayan Merah Putih 

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong percepatan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Purworejo

Editor: Sanusi
HO
KESEJAHTERAAN NELAYAN - Kunjungan kerja Komisi IV DPR di Kabupaten Purworejo untuk meninjau progres program KNMP di dua lokasi, yaitu Desa Jatimalang dan Desa Kertojayan 

Ringkasan

  • Program KNMP dibangun didua lokasi Kabupaten Purworejo
  • Setiap titik lokasi pembangunan dianggarkan sekitar Rp11,2 miliar untuk infrastruktur fisik.
  • Nelayan Indonesia harus naik kelas, tidak sekadar menangkap ikan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong percepatan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Purworejo, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR, Panggah Susanto, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo untuk meninjau progres program KNMP di dua lokasi, yaitu Desa Jatimalang dan Desa Kertojayan.

Adapun ruang lingkup tugas Komisi IV, yaitu Bidang Pertanian, Bulog, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kelautan dan Perikanan.

Baca juga: Prabowo: Rp 13,2 T Sitaan Korupsi CPO Bisa Renovasi 8000 Sekolah, Bangun 600 Kampung Nelayan

Program KNMP adalah program pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan nelayan yang modern, produktif, dan berdaya saing.

Panggah menjelaskan, program KNMP dirancang sebagai kawasan terpadu nelayan modern yang menyediakan fasilitas lengkap, mulai dari tempat sandar kapal, sarana produksi dan pengolahan hasil laut, hingga fasilitas distribusi ikan. 

Setiap titik lokasi pembangunan dianggarkan sekitar Rp11,2 miliar untuk infrastruktur fisik dan Rp6 miliar untuk peralatan pendukung, seperti kapal fiber, mesin tempel, jaring, coolbox, serta mobil berpendingin.

Kabupaten Purworejo menjadi salah satu penerima manfaat KNMP di Provinsi Jawa Tengah bersama Kabupaten Jepara, Pati, dan Kebumen. 

Menurutnya, progres pembangunan fisik di dua lokasi Purworejo hingga pertengahan oktober ini baru mencapai sekitar lima persen. Meski demikian, Panggah menekankan pentingnya akselerasi agar pelaksanaan kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas. 

“Kita ingin pembangunan KNMP ini menjadi contoh nyata bahwa proyek pemerintah bisa dikerjakan dengan cepat dan berkualitas. Program ini bukan sekadar proyek fisik, tapi investasi sosial untuk meningkatkan taraf hidup nelayan,” ujarnya dikutip Senin (20/10/2025).

Ia juga menyoroti beberapa komponen fisik yang perlu segera dipercepat realisasinya. 

“Untuk menu non-fisik sudah mulai berjalan, seperti bantuan mesin tempel, kapal fiber, jaring, mobil berpendingin, dan coolbox. Namun untuk bangunan, masih ada yang belum masuk, misalnya rehabilitasi TPI, pasar ikan, dan pembangunan sarana air bersih,” ungkapnya.

Baca juga: KKP Bangun 65 Kampung Nelayan Merah Putih, Berikut Daftar Lokasinya

Panggah menegaskan, tujuan utama program KNMP bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kemandirian dan daya saing nelayan lokal. 

Ia menyebut, nelayan Indonesia harus naik kelas, tidak sekadar menangkap ikan, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi tangguh yang mampu menguasai rantai usaha perikanan dari hulu hingga hilir.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah jembatan menuju kemandirian itu,” tegasnya.

Dirinya menegaskan, DPR RI melalui Komisi IV akan terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Panggah juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program.

“Di tangan nelayanlah kedaulatan pangan laut kita dijaga,” tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved