60 Pengusaha Asal Pakistan Ramaikan TEI 2025
TEI tahun ini mencatat transaksi sebesar 22,80 miliar dolar AS atau setara Rp376,2 triliun menurut data per Minggu (19/20/2025)
Ringkasan berita:
- Pengusaha asal Pakistan hadir atas kerja sama ICE dan KBRI di Islamabad
- 60 pengusaha asal Pakistan yang terdaftar hadir di TEI 2025
- TEI tahun ini mencatat transaksi sebesar 22,80 miliar dolar AS
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan, Budi Santoso membuka Trade Expo Indonesia (TEI) yang ke-40 pada Rabu (15/10) di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.
Acara tahunan berskala internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ini mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”.
Pada acara tersebut, pengusaha-pengusaha asal Pakistan hadir atas kerja sama antara International creatives exchange (ICE) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad.
Baca juga: Kantongi 4,3 Miliar Dolar AS, India Puncaki Daftar Transaksi Tertinggi di Pameran Dagang TEI 2025
Menurut ketua umum ICE, Atta Ul Karim, antusias dari para pelaku bisnis untuk menghadiri kegiatan TEI 2025 ini sangat tinggi. Terbukti dari jumlah peserta yang mengikuti acara ini.
"Ada sekitar 60 pengusaha asal Pakistan yang terdaftar hadir di TEI 2025 dan itu rata-rata adalah pendatang baru," kata Atta dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).
Artinya para pengusaha baru ini adalah calon importir komoditi terbaik dari Indonesia yang dihadirkan di pameran.
"Jumlah ini belum ditambah dengan para pengusaha dari Pakistan yang datang secara mandiri atau tidak kolektif bersama kami," tuturnya.
TEI 2025 diikuti oleh 1.619 peserta yang membuka stan atau lapak, dengan 8.045 buyers yang terdaftar dari 130 negara salah satunya adalah Pakistan.
Atta sangat berterimakasih kepada pihak KBRI Islamabad karena sudah dipercaya kembali untuk membantu melancarkan program mereka.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak KBRI Islamabad khususnya kepada Pak Dubes H.E. Chandra W. Sukotjo yang mempercayai ICE untuk mensukseskan program ini," ungkap Atta.
Baca juga: TEI ke-40 Resmi Ditutup, Transaksi Lampaui Target Capai USD 22,80 Miliar
TEI tahun ini mencatat transaksi sebesar 22,80 miliar dolar AS atau setara Rp376,2 triliun menurut data per Minggu (19/20/2025) pukul 13.00 WIB.
Adapun produk yang paling diminati buyer meliputi produk pertambangan, logam mulia, minyak kelapa sawit dan turunannya, arang dan briket, serta suku cadang
"Yang lebih menarik lagi, ternyata rata-rata buyer membeli produk pertambangan kita senilai 5,50 miliar dolar AS, logam mulia 2,70 miliar dolar AS, minyak kelapa sawit dan turunannya 2,30 miliar dolar AS, arang dan briket 1,60 miliar dolar AS, serta suku cadang 1,40 miliar dolar AS," ucap Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti.
Ia berharap dengan diadakannya TEI ke-40 ini produk Indonesia dapat lebih dikenal dan dipercaya oleh buyer dari luar.
Dengan begitu, produk Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi dapat menjadi primadona di kancah Internasional.
"Ya tentunya kami berharap dengan diadakannya TEI ke-40 ini produk-produk Indonesia dapat lebih dikenal, tentunya dikenal karena keunggulan produk tersebut ya," kata Roro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketua-umum-ICE-Atta-Ul-Karim-di-acara-Trade-Expo-Indonesia.jpg)