Laba Bersih IRRA Meroket 122 Persen karena Lonjakan Belanja Alkes Kuartal III
Emiten kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk meraup lonjakan laba bersih hingga 122 persen, didorong oleh naiknya permintaan alkes di kuartal III 2025.
Ringkasan Berita:
- Emiten sektor kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk meraup lonjakan laba bersih hingga 122 persen, didorong oleh naiknya permintaan alat kesehatan di kuartal III 2025.
- Pendapatan perseoan mencapai Rp1,01 triliun, naik 73,5 persen dibandingkan Rp584,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
- Ekuitas perseroan naik jadi Rp556,46 miliar didukung kinerja laba yang solid dan pengelolaan modal kerja yang prudent.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Emiten sektor kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) meraup lonjakan laba bersih hingga 122 persen yang didorong oleh naiknya permintaan alat kesehatan (alkes) di kuartal III 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Hingga 30 September 2025, Perseroan meraup pendapatan Rp1,01 triliun, naik 73,5 persen dibandingkan Rp584,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan volume distribusi dan kontribusi positif dari berbagai lini produk alat kesehatan yang dikelola Perseroan.
Perseroan juga mencatat peningkatan gross profit yang solid, seiring dengan optimalisasi proses distribusi dan pengendalian biaya pokok penjualan.
Laba usaha naik 108 persen menjadi Rp84,20 miliar, didorong oleh efisiensi operasional yang konsisten.
EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp104,40 miliar, mencerminkan peningkatan efisiensi dan kemampuan menghasilkan arus kas dari aktivitas operasional yang kuat.
Sementara itu, laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp44,61 miliar, tumbuh 122 persen dibandingkan Rp20,08 miliar pada September 2024, mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga profitabilitas di tengah ekspansi bisnis.
Baca juga: GOTO Cetak Laba Sebelum Pajak Disesuaikan, Analis Rekomendasikan di Harga Cepek
Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan per 30 September 2025 mencapai Rp2,72 triliun, naik 64 persen dibandingkan akhir 2024 sebesar Rp1,66 triliun.
Ekuitas juga meningkat menjadi Rp556,46 miliar, didukung oleh kinerja laba yang solid dan pengelolaan modal kerja yang prudent.
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, menyampaikan bahwa pencapaian hingga kuartal III mencerminkan ketahanan dan kapasitas Perseroan dalam menjaga pertumbuhan di tengah dinamika industri alat kesehatan.
Baca juga: CIMB Niaga Catat Laba Rp6,7 Triliun di 9 Bulan Pertama 2025, Tumbuh 1,7 Persen YoY
“Peningkatan signifikan pada penjualan dan laba bersih menegaskan efektivitas strategi kami dalam memperluas pasar domestik serta memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra utama penyedia alat kesehatan nasional," kata Firdaus Syarif.
Ke depan, perseroan akan terus berinvestasi pada teknologi dan sistem distribusi untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.
Perseroan optimis dapat melanjutkan tren positif hingga akhir tahun, dengan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Laporan Reporter: Rilanda Virasma | Sumber: Kontan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Ditutup-Menguat_20250626_181747.jpg)