Rabu, 22 April 2026

Kemnaker Genjot Talenta Siap Kerja Lewat Program MagangHub Batch III

Program MagangHub merupakan inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi.

(Ho/Campus League)
HUBUNGKAN DENGAN DUNIA KERJA - Pemerintah mendorong penerapan link and match antara pendidikan tinggi dan dunia industri melalui program MagangHub. 

Ringkasan Berita:
  • MagangHub menjadi upaya pemerintah mengejar target 100.000 peserta Program Pemagangan Nasional tahun 2025.
  • Di program ini peserta memperoleh pengalaman berbasis proyek, mendapat pendampingan mentor internal, dan memahami kebutuhan kompetensi digital.

 

 TRIBUNNEWS.COM - Program MagangHub, inisiatif Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi, terus berkembang sebagai salah satu instrumen utama penguatan kompetensi tenaga kerja di era digital.

Melalui program ini, pemerintah mendorong penerapan link and match antara pendidikan tinggi dan dunia industri, terutama dalam bidang yang tengah mengalami percepatan transformasi.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan, MagangHub merupakan langkah konkret pemerintah dalam mencapai target 100.000 peserta Program Pemagangan Nasional tahun 2025.

Hingga saat ini, Kemnaker mencatat lebih dari 1.500 peserta lolos pada Batch I dan 62.754 peserta pada Batch II, mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap pengalaman belajar langsung di industri.

Memasuki Batch III, MagangHub menyediakan 6.542 slot partisipasi dari perusahaan, kementerian, dan lembaga, dengan kuota 13.652 peserta magang nasional.

Proses seleksi Batch III berlangsung pada 8–11 Desember 2025, dengan fokus memperluas pemerataan kesempatan dan memperkuat kontribusi industri dalam pembangunan kompetensi tenaga kerja.

Salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam program ini adalah IDstar, penyedia solusi teknologi berbasis IT outsourcing dan intelligent automation.

Keterlibatan perusahaan-perusahaan seperti IDstar memperlihatkan semakin kuatnya kolaborasi antara sektor pendidikan dan sektor industri digital, yang saat ini menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

CEO IDstar, Ferdinand Prasetyo, menilai MagangHub sebagai sarana strategis dalam memperkenalkan standar kompetensi, ekspektasi industri, serta budaya kerja digital kepada generasi muda.

Sejak awal keterlibatannya, IDstar telah menerima lebih dari 60 peserta magang dari berbagai perguruan tinggi, yang ditempatkan di sejumlah fungsi bisnis seperti marketing, talent acquisition, business development, dan technical sales.

Para peserta memperoleh pengalaman berbasis proyek, mendapat pendampingan mentor internal, dan memahami kebutuhan kompetensi digital yang kini semakin menjadi syarat utama dalam pasar tenaga kerja.

Brand Marketing Manager IDstar, Fitto Priestaza, menambahkan bahwa pemagangan profesional menjadi salah satu jalur efektif untuk membangun talenta yang adaptif terhadap dinamika teknologi.

Konteks Nasional: Kebutuhan Talenta Digital

Kebutuhan talenta digital Indonesia terus meningkat. Kementerian Kominfo dan Bappenas memperkirakan kebutuhan mencapai 9 juta talenta digital hingga 2030, atau sekitar 600.000 talenta per tahun.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved