Rabu, 8 April 2026

Trump Terapkan Tarif Timbal Balik

Sore Tadi Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Hambalang Bogor, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia.

|
HO/IST
TARIF DAGANG - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri terkait ekonomi ke kediaman pribadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026) sore. Instagram sekretariat.kabinet. Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo mengumpulkan menteri ekonomi di Hambalang untuk membahas negosiasi dengan AS.
  • Fokus pembahasan mencakup penurunan tarif impor dan penguatan industri dalam negeri.
  • Prabowo dijadwalkan ke AS untuk menandatangani kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri terkait ekonomi ke kediaman pribadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026) sore.

Tampak hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Presiden Prabowo dan anak buahnya di Kabinet Merah Putih tampak berdiskusi di meja bundar.

Baca juga: Membarter Tarif Impor AS dengan Derita Rakyat Palestina

Mereka duduk setengah lingkaran menghadap Prabowo sembari membawa catatan masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan beberapa hal:

  1. Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia.
  2. Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri.

"Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," tulis postingan Instagram sekretariat.kabinet.

Prabowo dan Trump Makin Akrab

Pemerintah Indonesia bersiap menindaklanjuti kesepakatan penurunan tarif impor Amerika Serikat (AS) terhadap produk Indonesia yang telah dirundingkan sejak awal 2025.

Dalam kerangka Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang disepakati pada 22 Juli 2025, AS setuju memangkas tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen.

Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan bertolak ke Amerika Serikat pada 19 Februari mendatang untuk menandatangani kesepakatan tersebut.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama tim telah bekerja keras dalam proses negosiasi tarif tersebut. 

"Saya kira Pak Airlangga sudah kerja keras dengan tim. Saya lihat ada masalah kecil-kecil tapi saya kira oke kemarin," tutur Luhut dalam wawancara di di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Luhut juga menyoroti hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump yang dinilai cukup baik. Kedekatan itu, menurutnya, bisa menjadi faktor pendukung dalam pembicaraan lanjutan di Gedung Putih.

"Saya lihat hubungan Presiden dengan Presiden Trump sangat baik. Jadi biarlah mereka berdua nanti bicara di White House," ujarnya. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved