Minggu, 19 April 2026

Awal 2026, Volume KA Kontainer Tumbuh 44 Persen Jadi 222 Ribu Ton

KAI Logistik mencatatkan volume pada awal tahun ini sebesar 222 ribu ton atau tumbuh 44 persen dibandingkan periode yang sama di 2025.

dok. Kalog
KA LOGISTIK - Lonjakan distribusi barang menggunakan kereta api karena jelang momen keagamaan dan tren logistik berkelanjutan dengan emisi lebih rendah. 
Ringkasan Berita:
  • KAI Logistik mencatat volume KA Kontainer 222 ribu ton pada awal 2026, tumbuh 44 persen dibanding periode sama 2025.
  • Lonjakan dipicu distribusi jelang momen keagamaan dan tren logistik berkelanjutan dengan emisi lebih rendah.
  • Layanan didukung reefer container, fasilitas plug in, serta terminal bersertifikat halal di sejumlah kota di Jawa.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KAI Logistik mencatatkan volume pada awal tahun ini sebesar 222 ribu ton atau tumbuh 44 persen dibandingkan periode yang sama di 2025 atau sebesar 154 ribu ton.  

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengungkapkan, peningkatan volume ini salah salah satunya didorong oleh arus distribusi mendekati momentum strategis keagamaan yang memengaruhi peningkatan produksi di berbagai sektor industri.

"Peningkatan diprediksi masih akan terjadi hingga Maret 2026,” papar Dwi dikutip Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, perseroan optimis moda KA semakin diminati dan dipercaya oleh pelaku usaha dengan sejumlah keunggulannya.

Terlebih, isu keberlanjutan sudah semakin menjadi fokus di Industri yang turut mendorong pemilihan moda yang lebih berkelanjutan seperti Kereta dengan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan emisi moda darat lainnya.

"Dalam mempersiapkan transisi implementasi kebijakan ODOL yang akan diterapkan pada tahun 2027, layanan KA Kontainer mampu menjadi salah satu alternatif opsi moda," paparnya.

Baca juga: Paxel Incar Segmen High-End Lewat Layanan Logistik Khusus Barang Mewah

Dia mengatakan, sertifikasi halal juga telah menjadi bagian dari layanan KA Kontainer, dimana terminal barang di antaranya Sungai Lagoa Jakarta, Klari Karawang, Ronggowarsito Semarang dan Kalimas Surabaya telah tersertifiaksi halal.

Baca juga: Pengamat Transportasi dan Ekonomi Usul Jalur Khusus Logistik Selama Lebaran dan Nataru

“Perseroan akan terus melakukan penyempurnaan layanan guna meningkatkan daya saing moda KA sebagai moda andalan yang ramah lingkungan dan menjadi ekosistem utama dalam green logistics," paparnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved