Sabtu, 18 April 2026

Industri Cat Edukasi Risiko Terpapar Timbal Terhadap Kesehatan Anak dan Ibu Hamil

Industri cat nasional juga mulai meninggalkan penggunaan material timbal sebagai bahan baku cat karena alasan kesehatan ini.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
PAPARAN TIMBAL - Acara talkshow mengupas bahaya paparan timbal terhadap kesehatan di Konferensi Pers “CreatingSafe and Happy Homes #LeadFree” yang diselenggarakan Kansai Paint di Jakarta, Kamis, 16 April 2026. 

“Kami menyambut inisiatif positif dari berbagai produsen cat Indonesia termasuk Kansai Paint yang berkomitmen memproduksi cat bebas timbal. Produksi cat bebas timbal bisa dilakukan, dan merupakan langkah penting untuk menjaga hunian dan bangunan aman bagi semua,” ujar Ivan.

Baca juga: Bangun Pabrik Ketiga, Industri Cat Siap Tambah Investasi Baru di Banten

Berbagai Risiko Paparan Timbal Terhadap Kesehatan

Dr. dr. Laurentius Aswin, Sp.PD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Metabolisme, Endokrinologi, dan Diabetes, menjelaskan paparan timbal dalam jangka panjang berdampak buruk pada anak-anak membuat lambat perkembangan otak dan kemampuan kognitifnya.

"Ini menjadi concern individu dan masyarakat. Timbal biasa dipakai di sektor industri, salah satunya industri cat, industri bahan bakar kendaraan dan alat masak. Timbal mencemari lingkungan dan tidak ada batas aman pada timbal," tegasnya.

Dia menambahkan, kandungan timbal pada tubuh hanya bisa diketahui jika dilakukan pemeriksaan di lab melalui pemeriksaan darah. "Pada dasarnya, semua usia tidak boleh terpapar timbal. Tapi yang paling rentan terpapar adalah anak usai balita, wanita hamil dan lansia," sebutnya.

"Timbal bisa mengganggu pembentukan sel syaraf dan otak pada ibu hamil, bisa memicu keguguran juga. Pada lansia, bisa mempercepat penurunan memori. Bisa juga gangguan kesuburan atau infertilitas pada perempuan usia prpduktif dan pada laki-laki memicu gangguan sperma," bebernya.

Dia menambahkan, paparan timbal juga mengganggu hormon insulin yang pada tubuh dibutuhkan untk menurunkan kadar gula darah.  "Timbal membuat produksi insulin bermasalah dan memicu diabetes. Timbal mengganggu produksi hormon pada tubuh," sebutnya.

"Paparan timbal yang terlalu tinggi mengganggu perkembangan anak seperti keterlambatan bicara, perkembangan otak anak dan lain lain. Timbal bisa masuk ke tubuh karena material yang mengandung timbal dipegang, dicium, dihirup," tegasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved