Dukung Target 3 Juta Rumah, Swasta Bantu Pemerintah Perbaiki Hunian Warga yang Rusak
Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) merehabilitas rumah warga yang rusak agar kembali layak huni.
Ringkasan Berita:
- Curah hujan tinggi sepanjang 2025 menyebabkan banyak rumah warga Long Kali, Paser, rusak dan tak layak huni.
- Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) membantu renovasi rumah serta fasilitas sanitasi warga terdampak.
- Warga mengaku kondisi rumah kini lebih aman, nyaman, dan layak ditempati setelah mendapat bantuan renovasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah kondisi iklim yang cenderung basah sepanjang 2025, sebagian warga Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, harus menghadapi tantangan baru.
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, bahkan cukup memprihatinkan. Di Tengah kondisi tersebut, kebutuhan akan hunian aman, sehat dan layak menjadi semakin medesak.
Bagi sebagian warga, kondisi rumah yang rusak bukan hanya persoalan bangunan fisik, tetapi juga rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kekhawatiran saat hujan turun, atap bocor, hingga fasilitas sanitasi yang tidak memadai menjadi tantangan yang harus dihadapi di tengah keterbatasan.
Ditambah, untuk beberapa rumah sudah dalam kondisi yang tidak mampu lagi menghadapi tantangan cuaca ekstrem tersebut.
Eko (50), salah satu warga penerima manfaat Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) di area sekitar wilayah operasional PT Muaratoyu Subur Lestari salah satu anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk mengaku bantuan perbaikan hunian yang diterimanya membawa perubahan besar bagi keluarganya.
“Sebelumnya kondisi rumah kami memang sudah banyak bagian yang perlu diperbaiki, terutama kamar mandi, dinding rumah, dan dapur yang kurang nyaman digunakan sehari-hari. Pas lagi hujan, akan banyak bocor dan tergenang. Setelah direnovasi, perubahan yang kami rasakan sangat besar. Kamar mandi sekarang jadi lebih bersih dan layak dipakai,” ucap Eko dikutip Jumat (15/5/2026).
Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) merupakan bagian dari inisiatif dan komitmen berkelanjutan TAP Untuk Negeri dan program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Baca juga: Prabowo Akan Ikuti Saran Buruh, Bangun Hunian Terjangkau Dekat Kawasan Industri
Melalui PONDASI, TAP Untuk Negeri yang dijalankan oleh semua anak Perusahaan PT Triputra Agro Persada Tbk di sekitar wilayah operasionalnya berkomitmen selalu hadir lebih dekat melakukan renovasi fasilitas rumah serta pembangunan dan perbaikan sanitasinya guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi PONDASI juga diharapkan mampu membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat untuk bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, sebelumnya menegaskan, program pembangunan hunian rakyat tidak hanya berfokus pada pembagunan rumah baru, tetapi juga perbaikan rumah masyarakat agar lebih layak huni.
Baca juga: Deprindo-Bank Tanah Kerja Sama Percepat Program 3 Juta Rumah
“Program tiga juta rumah, baik yang dibangun maupun direnovasi, Kami tetap berusaha, kita diminta Pak Prabowo untuk tetap optimis dengan situasi yang ada, tetap optimis,” ujar Maruarar Sirait .
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan target tersebut, termasuk keterlibatan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan hunian rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Renovasi-rumah-warga-OK.jpg)