Grab Tutup Program Langganan Akses Hemat untuk Mitra GrabBike
Untuk layanan GrabBike Standard, perusahaan memastikan hingga saat ini belum ada kenaikan harga layanan.
Ringkasan Berita:
- Grab Indonesia menutup Program Langganan Akses Hemat bagi mitra GrabBike sebagai bagian penyesuaian layanan demi ekosistem yang berkelanjutan
- Meski demikian, layanan GrabBike Hemat untuk konsumen tetap tersedia tanpa kenaikan tarif GrabBike Standard
- Grab juga memastikan program kesejahteraan mitra, termasuk BHR, BPJS, dan beasiswa, tetap berjalan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grab Indonesia mengumumkan penutupan Program Langganan Akses Hemat bagi mitra pengemudi transportasi roda dua atau GrabBike.
Kebijakan tersebut disampaikan perusahaan sebagai bagian dari penyesuaian layanan untuk menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pihak.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan penutupan program dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi terhadap implementasi layanan tersebut.
Baca juga: Grab Kenalkan 13 Fitur Berbasis AI di GrabX 2026
“Penutupan program langganan ini dilakukan karena diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi. Langkah ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” ujar Neneng dalam keterangan resmi, Senin (19/5/2026).
Meski program langganan dihentikan, Grab memastikan layanan GrabBike Hemat bagi konsumen tetap tersedia.
Perusahaan menyebut penyesuaian biaya akan dilakukan secara terukur dengan tetap mempertimbangkan keterjangkauan tarif bagi masyarakat.
Sementara itu, untuk layanan GrabBike Standard, perusahaan memastikan hingga saat ini belum ada kenaikan harga layanan.
Grab juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan mitra pengemudi di tengah dinamika industri transportasi online.
Menurut perusahaan, sejumlah program dukungan untuk mitra pengemudi akan tetap dijalankan, mulai dari Bonus Hari Raya (BHR), fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra berprestasi, asuransi kecelakaan tambahan, hingga beasiswa GrabScholar bagi anak mitra pengemudi.
"Selain itu, perusahaan juga melanjutkan program Umrah bagi mitra inspiratif, GrabAcademy, GrabBenefits, serta kanal darurat GERCEP (Grab Respon Cepat)," katanya.
Grab Indonesia menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terkait implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi mitra pengemudi transportasi roda dua agar berjalan lancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/grabbike-grab-bike.jpg)