Breaking News:

Pedoman Mengurus Jenazah Muslim Pasien Corona Berdasar Fatwa MUI: Dikafani dalam Keadaan Berpakaian

Ada enam poin yang harus diperhatikan. Enam poin ini merupakan pedoman tata cara memandikan jenazah, mengafani, mengsalatkan hingga mengubur janazah.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas mengangkat jenazah pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua taman pemakaman umum (TPU) untuk pasien virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM - Tata cara pengurusan jenazah (Tajhiz Al Jana'Iz) muslim pasien virus corona (Covid-19) sempat menjadi perbincangan publik.

Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang pedoman mengurus jenazah muslim yang terinfeksi Covid-19.

Pada Jumat (27/3/2020) kemarin, MUI resmi mengeluarkan Fatwa Nomor 18 Tahun 2020.

Fatwa ini dibuat dengan tujuan agar tidak terjadi penularan virus dari jenazah ke orang yang mengurusnya.

Hal ini sekaligus menjadi bentuk tindak lanjut MUI atas perintah Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Dikutip Kompas.com, Ma'ruf Amin meminta MUI dan organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk mengeluarkan fatwa baru terkait pandemi Covid-19.

Pertama, fatwa untuk mengurusi jenazah penderita Covid-19.

"Untuk mengantisipasi ke depan, saya minta MUI dan ormas Islam untuk mengeluarkan fatwa kalau terjadi kesulitan mengurusi jenazah penderita corona ini."

"Misalnya karena kurang petugas medis atau situasi tidak memungkinkan, kemungkinan untuk tidak dimandikan misalnya," ujar Ma'ruf di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menjalani sesi wawancara virtual, Rabu (18/3/2020).
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menjalani sesi wawancara virtual, Rabu (18/3/2020). (Dokumentasi Setwapres)

Baca: Jika Wabah Corona Sampai Puasa, Fatwa Muhammadiyah: Salat Tarawih di Rumah Saja

Baca: Fatwa MUI Soal Shalat Bagi Tenaga Kesehatan yang Pakai APD, Boleh Tak Bersuci Bila Terdesak

Dikutip dari laman mui.or.id, ada tiga ketentuan umum dalam fatwa ini.

Halaman
1234
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved