Rabu, 6 Mei 2026
DPR RI

Banjir Melanda Sumut, Bambang Haryadi Pastikan Bantuan dari Pertamina hingga PLN Segera Tiba

Komisi XII DPR RI meninjau lokasi banjir di Sumatera Utara dan memastikan bantuan dari berbagai mitr

Tayang:
Editor: Content Writer
HO/IST
BANTUAN BANJIR - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, bersama tim serta mitra kerja memberikan bantuan untuk wilayah terdampak banjir di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (27/11/2025). Foto: Mario/vel 

Berikut versi tulisan ulang dengan gaya informatif Tribunnews, lengkap dengan 3 opsi judul dan meta description.

TRIBUNNEWS.COM – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Medan untuk meninjau sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak banjir. Bencana tersebut sebelumnya melanda beberapa daerah, termasuk Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Nias Barat, dan sejumlah titik di Kota Medan.

Dalam kunjungannya, Bambang menyampaikan duka mendalam kepada warga yang menjadi korban banjir. Ia menegaskan bahwa Komisi XII bersama para mitra kerja telah menghimpun bantuan untuk meringankan beban masyarakat di lokasi terdampak.

“Kami mendapat dukungan dari seluruh mitra, seperti Pertamina, PLN, Inalum, BRI, dan BTN. Mereka bersama-sama tergerak membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir,” ujar Bambang, Kamis (27/11/2025).

Berbagai bantuan yang dikumpulkan meliputi beras, minyak goreng, mie instan, obat-obatan, selimut, hingga pakaian anak. Saat ini, seluruh paket bantuan tengah dihimpun di beberapa titik distribusi sebelum dikirim ke lokasi yang telah ditentukan BNPB dan BPBD.

Namun, sejumlah wilayah masih terendam air sehingga pendistribusian dilakukan bertahap. “Posisi barang masih kita proses dan koleksi bersama untuk disalurkan ke titik-titik yang aman dan memungkinkan,” jelas Bambang.

Baca juga: Dedi Mulyadi Sentil Narasi Pohon Tumbang Massal di Banjir Sumatera, Kemenhut Langsung Klarifikasi

Banjir Dipengaruhi Faktor Alam dan Kerusakan Infrastruktur

Terkait penyebab banjir, Bambang menyebutkan bahwa faktor lingkungan tidak bisa dibebankan pada satu institusi saja. Menurutnya, banjir yang terjadi di beberapa wilayah merupakan bagian dari fenomena hidrometeorologi yang sulit diprediksi.

“Kita tidak bisa menjustifikasi satu lembaga. Ini proses alam yang mungkin di luar prediksi kita semua. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita melakukan koreksi dan perbaikan untuk ke depan,” ucap politisi Partai Gerindra itu.

Bambang juga menyoroti perlunya perbaikan drainase dan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Kondisi tersebut membuat air tidak mengalir dengan baik dan meluap ke permukiman.

“Tadi kami melihat beberapa lokasi dengan genangan cukup tinggi akibat tersumbatnya drainase. Ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar aliran air dapat kembali lancar,” lanjutnya.

Menutup keterangannya, Bambang berharap cuaca segera membaik agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa segera terbebas dari musibah ini. Komisi XII bersama seluruh mitra akan terus berupaya memberikan dukungan bagi warga terdampak,” tuturnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved