Sabtu, 2 Mei 2026
DPR RI

Dilema Buruh: Penggerak Ekonomi Nasional di Tengah Bayang-Bayang Ancaman PHK

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati tekankan perlindungan upah dan stabilitas kerja bagi buruh guna hadapi risiko PHK di momentum May Day.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. DPR RI
HARAPAN KESEJAHTERAAN BURUH - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati menyoroti peran vital buruh sebagai penggerak ekonomi serta mendorong pemerintah untuk segera mengantisipasi gelombang PHK demi menjamin keadilan sosial dan perlindungan upah yang layak bagi seluruh pekerja di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini menjadi momentum refleksi atas berbagai tantangan krusial yang masih membayangi para pekerja di Indonesia. 

Fokus utama tetap tertuju pada isu pemenuhan upah yang layak serta tingginya risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menghantui sektor ketenagakerjaan. 

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sari Yuliati, menyampaikan penghargaan kepada para pekerja atas kontribusi besar mereka dalam pembangunan nasional. Meski demikian, ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut harus diiringi dengan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang terus berulang.

“Pekerja (buruh) adalah penggerak utama roda ekonomi. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak yang menghadapi tekanan, baik dari sisi upah yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak maupun meningkatnya risiko PHK,” ujar Sari dalam keterangan di Jakarta, Jumat (01/05/2026).

Sari menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, terutama dalam menjamin upah yang adil dan perlindungan kerja yang memadai. Ia juga menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja, sistem kerja yang tidak pasti dan minim jaminan sosial.

Baca juga: Pimpinan DPR Sari Yuliati Ajak Masyarakat Jadikan Idulfitri Momen Perkuat Persaudaraan

Selain itu, isu gelombang PHK di sejumlah sektor menjadi perhatian serius. DPR RI mendorong pemerintah untuk mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas lapangan kerja serta memastikan adanya perlindungan bagi pekerja terdampak.

“Jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ekonomi yang menantang. Negara harus hadir memastikan ada perlindungan dan solusi,” tegas legislator Dapil Nusa Tenggara Barat II.

Dalam momentum Hari Buruh ini, ia juga mengajak Pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk memperkuat dialog dan mencari solusi bersama demi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi refleksi bahwa perjuangan pekerja belum usai, dan komitmen kolektif masih sangat dibutuhkan untuk memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud di dunia kerja.

“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Semoga kerja keras para pekerja hari ini benar-benar berbuah pada kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera,” tutup Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Baca juga: Lihat Semangat Korban Longsor Bandung Barat, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati: Mereka Sentuh Hati Kami

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved