Sabtu, 30 Agustus 2025

Ibadah Haji 2025

Jemaah Umrah Wajib Keluar Makkah dan Madinah, Begini Suasana Masjidil Haram Jelang Musim Haji

Arab Saudi batasi kunjungan ke Makkah dan Madinah selama musim haji. Jemaah umrah harus tinggalkan 2 kota suci. Bagaimana suasana di Masjidil Haram?

Penulis: Anita K Wardhani
Tribunnews.com/Anita K Wardhani/Media Center Haji 2024
MASJIDIL HARAM - Suasana Masjidil Haram,jelang kedatangan jemaah calon haji Indonesia di kota Makkah mulai 20 Mei 2024, Lokasi yang akan jadi tujuan utama ibadah jemaah seluruh dunia semakin padat. Bagaimana tahun ini? 

“Tahun lalu beda dengan tahun ini. Sangat super ketat. Jadi lebih baik menghindari kemudaratan yang bisa terjadi. Kita niatnya mencari kepuasan batin malah justru memetik dosa karena mengutuk semuanya orang,” tegasnya lagi. 

Kepada jemaah yang diberi kesempatan berangkat haji tahun ini, Menag berpesan agar dapat menjalankan ibadah dengan baik. Sebab, kesempatan untuk kembali menunaikan ibadah haji belum tentu ada. 

“Orang yang (tahun ini) dipanggil Allah melalui jemaah haji yang formal ini, bersungguh-sungguhlah dalam melakukan ibadah dengan baik. Sebab, belum tentu bisa berhaji lagi di masa yang akan datang karena harus menunggu 48 tahun,” tandasnya. 

 

Pesan Menag dari Masjidil Haram

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberi pesan kepada para petugas haji yang akan melayani para jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Nasaruddin berharap para petugas dapat memberi pelayanan terbaik kepada para jemaah.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin usai menjalani umrah di Masjidil Haram, Makkah, Selasa (29/4/2025). Menag menjalani umrah bersama dengan para petugas haji yang telah tiba di Saudi pada gelombang pertama.

Kota Makkah Arab Saudi semakin hari makin padat. Jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia terkonsentarsi di Masjdiil Haram jelang puncak haji.
Kota Makkah Arab Saudi semakin hari makin padat. Jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia terkonsentarsi di Masjdiil Haram jelang puncak haji. (TRIBUNNEWS.COM/ANITA K WARDHANI/MCH 2024)

Usai umrah, Nasaruddin memberikan empat pesan kepada para petugas haji. Pertama, dia meminta para petugas haji menguatkan niat untuk melayani jemaah haji yang merupakan tamu Allah.

"Saya ingin pesankan empat pesan. Pertama adalah niat datang kita di sini ini. Lillahitaala, kita akan membantu tamu-tamunya Allah," ujar Nasaruddin.

Dia mengatakan jangan ada niat tak baik. Dia berharap para petugas memberi layanan dengan tulus.

"Jadi jangan pernah marah, jangan pernah mengeluh. Karena kalau orang mengeluh berhenti jadi ikhlas. Orang ikhlas itu tidak pernah capek," ujar Nasaruddin.

Kedua, dia meminta petugas haji menjaga persatuan. Dia mengatakan sinergi antarpetugas akan menjadi energi selama bertugas di Saudi.

"Jadilah pemaaf. Kekurangan teman-teman kita banyak. Jangan ada, wah kok saya sangat aktif, dia santai-santai aja. Itu justru hadiah dari Tuhan, kita diberikan kesempatan lebih aktif daripada teman-teman, tanpa pamrih itu hadiah dari Tuhan," ujarnya.

Ketiga, Nasaruddin meminta para petugas haji selalu disiplin. Dia mengatakan petugas tidak boleh hanya semangat di awal. 

Terakhir, Nasaruddin meminta para petugas tidak saling menjelekkan. Dia meminta apa yang terjadi harus segera diselesaikan.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan