Sabtu, 16 Mei 2026

Haji 2026

Doa Nabi Ibrahim Agar Bisa Berangkat Haji dan Umrah yang Penuh Harapan

Doa Nabi Ibrahim AS tentang harapan agar dimudahkan menunaikan ibadah haji diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 128.

Tayang:
Tribunnews.com
SUASANA MASJIDIL HARAM - Jemaah haji memadati area tawaf, Makkah, Jumat (1/5/2026). Doa Nabi Ibrahim AS tentang harapan agar dimudahkan menunaikan ibadah haji diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 128. 
Ringkasan Berita:
  • Doa Nabi Ibrahim AS memiliki makna yang sangat mendalam karena berkaitan langsung dengan sejarah lahirnya ibadah haji
  • Doa Nabi Ibrahim AS tentang harapan agar dimudahkan menunaikan ibadah haji diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 128.
  • Usai membangun Ka'bah, Nabi Ibrahim AS diperintahkan Allah SWT untuk memanggil manusia agar menunaikan ibadah haji.

TRIBUNNEWS.COM - Menunaikan ibadah haji dan umrah ke Tanah Suci Makkah menjadi impian besar bagi setiap Muslim di seluruh dunia.

Tidak sedikit umat Islam yang terus berdoa dan berikhtiar agar segera mendapat panggilan menjadi tamu Allah SWT di Baitullah. 

Di tengah panjangnya antrean haji dan besarnya biaya perjalanan ibadah, banyak orang mencari amalan serta doa yang dipercaya dapat membuka jalan menuju Tanah Suci. 

Salah satu doa yang paling sering diamalkan adalah doa Nabi Ibrahim AS agar diberi kemudahan dalam menjalankan manasik haji dan menjadi hamba yang selalu taat kepada Allah SWT.

Doa Nabi Ibrahim AS memiliki makna yang sangat mendalam karena berkaitan langsung dengan sejarah lahirnya ibadah haji.

Nabi Ibrahim bersama putranya, Nabi Ismail AS, menjadi sosok penting dalam pembangunan Ka'bah sekaligus penyebaran syariat haji kepada umat manusia. 

Kisah perjuangan dan doa-doa beliau diabadikan dalam Al-Qur'an dan menjadi inspirasi bagi jutaan Muslim yang merindukan perjalanan spiritual ke Makkah dan Madinah.

Tidak heran jika doa Nabi Ibrahim agar bisa berangkat haji dan umrah penuh harapan ini terus diamalkan hingga sekarang, terutama menjelang musim haji 2026/1447 H.

Selain memanjatkan doa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti sedekah, menjaga silaturahmi, berbakti kepada orang tua, hingga memperdalam ilmu manasik haji.

Semua ikhtiar tersebut diyakini dapat mendatangkan keberkahan dan mempermudah jalan menuju Baitullah.

Dalam sejarahnya, Nabi Ibrahim juga mengajarkan bahwa manusia hanya perlu berusaha dan memohon kepada Allah SWT, sementara hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada kehendak-Nya.

Baca juga: Doa Mohon Petunjuk Agar Tidak Salah Berdoa, Jangan Asal Meminta

Doa Nabi Ibrahim Agar Bisa Berangkat Haji dan Umrah

Doa Nabi Ibrahim AS tentang harapan agar dimudahkan menunaikan ibadah haji diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 128:

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin:

Rabbanaa waj’alnaa muslimaini laka wa min dzurriyyatina ummatan muslimatan laka wa arinaa manaasikanaa wa tub ‘alainaa innaka antat tawwaabur rahiim.

Artinya:

“Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami. Jadikanlah mereka umat Islam, ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

Doa tersebut menjadi salah satu doa yang dianjurkan diamalkan bagi umat Islam yang berharap segera mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji maupun umrah.

Doa dan Sholawat Agar Segera Menunaikan Haji

Selain doa Nabi Ibrahim AS, terdapat doa dan sholawat lain yang sering diamalkan agar dimudahkan menuju Baitullah:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin:

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Kemudian sholawat berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ

Latin:

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatan tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam.

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW dengan sholawat yang dapat menyampaikan kami untuk mengunjungi rumah-Mu yang mulia.”

Amalan Agar Dimudahkan Berangkat Haji

1. Bersedekah

Sedekah diyakini menjadi salah satu amalan pembuka pintu rezeki. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan berkurang harta karena sedekah.” (HR Muslim).

Dengan bersedekah secara ikhlas, seorang Muslim berharap Allah SWT memberikan kemudahan rezeki termasuk kesempatan berhaji.

2. Berbakti kepada Orang Tua

Ridha Allah SWT tergantung pada ridha orang tua. Berbakti kepada ayah dan ibu diyakini menjadi jalan datangnya keberkahan hidup dan kemudahan dalam meraih cita-cita, termasuk ibadah haji.

3. Menjaga Silaturahmi

Menjalin hubungan baik dengan keluarga dan sesama juga dipercaya dapat memperluas rezeki. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).

4. Belajar Ilmu Haji

Memahami tata cara manasik haji menjadi persiapan penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Dengan ilmu yang cukup, ibadah haji dapat dilakukan lebih khusyuk dan tertib.

5. Memperbanyak Talbiyah

Talbiyah merupakan bacaan yang sangat identik dengan ibadah haji:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ

Latin:

Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik.

Artinya:

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Kisah Nabi Ibrahim Memanggil Manusia Berhaji

Usai membangun Ka'bah, Nabi Ibrahim AS diperintahkan Allah SWT untuk memanggil manusia agar menunaikan ibadah haji. Namun saat itu Nabi Ibrahim merasa ragu karena berada di lembah tandus yang sepi.

“Ya Allah, bagaimana saya bisa memanggil orang di seluruh belahan bumi sepanjang masa, sementara suaraku tidak bisa didengar mereka.”

Allah SWT kemudian menjawab bahwa tugas Nabi Ibrahim hanyalah menyampaikan panggilan, sedangkan Allah yang akan menyampaikannya kepada seluruh manusia di berbagai zaman.

“Diriwayatkan, ketika Ibrahim memanggil, bukit merunduk. Bahkan, semua yang ada di muka bumi, termasuk yang dalam rahim, mendengar dan menjawab labbaikallaahumma labbaik,” tutur Sekretaris Amirul Hajj KH Muchlis M Hanafi dalam ceramahnya di Arafah.

Kisah tersebut mengandung pesan penting bahwa manusia harus berusaha semaksimal mungkin, sedangkan hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.

“Apa yang berada di luar kekuasaan kita, serahkan kepada Allah. Lakukan yang terbaik dengan penuh keikhlasan,” lanjutnya.

Selain itu, Nabi Ibrahim juga mengajarkan agar manusia tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah SWT dalam kondisi apa pun.

“Ibrahim mengajarkan kepada kita, betapapun kita dalam kenikmatan besar, jangan pernah berhenti berdoa. Jangan putus hubungan dengan Allah dalam doa,” ucap Muchlis.

Doa-doa Nabi Ibrahim inilah yang dipercaya menjadi salah satu sebab keberkahan Kota Makkah sebagai negeri yang aman dan selalu dirindukan umat Islam hingga sekarang.

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved