Rabu, 27 Mei 2026

Ibadah Haji 2026

Sidak Jelang Armuzna, Timwas DPR Temukan Distribusi Makanan Jemaah Haji Belum Merata

Tim Pengawas DPR menemukan distribusi makanan bagi jemaah haji Indonesia belum berjalan merata.

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
Media Center Haji 2026
SIDAK TIMWAS DPR - Sidak yang dilakukan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menjelang puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) menemukan distribusi makanan bagi jemaah haji Indonesia belum berjalan merata. Foto pengecekan kesiapan tenda di Arafah yang akan ditempati jemaah haji Indonesia pada saat puncak ibadah haji, Selasa (19/5/2026). 

"Artinya kebutuhan konsumsi untuk jemaah yang berangkat siang, sore, atau malam juga harus dipastikan tersedia dengan baik. Ini tidak boleh luput dari perhatian," ucapnya.

Legislator asal Jawa Tengah itu juga menyoroti persoalan teknis terkait wadah makanan yang dinilai berdampak cukup besar bagi jemaah lanjut usia. 

Dalam temuan di lapangan, jemaah disebut hanya menerima satu kotak wadah makanan untuk tiga hingga empat kali distribusi.

"Mungkin bagi yang masih muda bisa mencuci dan menggunakan kembali. Tetapi bagi para sepuh atau jemaah lansia, ini tentu menyulitkan karena tidak semuanya memiliki pendamping," katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius karena sebelumnya dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI telah disampaikan bahwa makanan siap saji seharusnya diberikan lengkap dengan wadah yang memadai.

Selain itu, Erma juga menyoroti kualitas makanan siap saji yang dibagikan kepada jemaah, terutama makanan berkuah santan dengan masa kedaluwarsa mencapai 18 bulan.

"Kita tentu harus berhati-hati karena makanan tersebut hanya disimpan dalam kemasan, bukan di dalam pendingin. Ini perlu menjadi perhatian khusus terutama bagi jemaah lansia atau yang memiliki kondisi kesehatan tertentu," katanya.

Ia memastikan Timwas Haji DPR RI akan terus melakukan pemantauan dan sidak lanjutan guna memastikan seluruh persoalan pelayanan dapat segera diselesaikan sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji.

"Kalau memang ada kendala, harus ada langkah cepat dan langkah cerdas dari Kementerian Haji agar persoalan ini bisa segera diatasi. Yang terpenting adalah jemaah merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan terbaik selama menjalankan ibadah haji," tandasnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved